Articles by "kesehatan"

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan


Diambil dari Kitab Tanbihul Ghafilin, Bab 71

Al Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Jabir Zaid, katanya : "Pada suatu hari rekanku berlatih memanah, mencariku, katanya, "Kenapa Kau terlambat?" Jawabku, "Ada halangan, lalu ia menawarkan sebuah hadits yang bisa mendorong semangat dalam berlatih memanah, jawabku, baiklah. Katanya Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda "Dengan satu panah sekaligus 3 orang dimasukkan ke dalam surga, yaitu :
1. Orang yang memanah (melepaskan panah);
2. Orang yang memproduk (membuatnya) dengan ikhlas:
3. Orang yang membantu dalam perjuangan itu.

Nabi saw. bersabda, "Belajarlah kamu memanah dan berkendaraan, memanah lebih baik dan lebih kusenangidaripada berkendaraan. Karena setiap permainan itu batil, kecuali 3 macam, yaitu :
1. Belajar melepaskan anak panah (memanah);
2. Berlatih mengendararai kuda (berkendaraan);
3. Bercanda (bergurau) dengan istri.

Kesemua itu adalah termasuk hak (perbuatan baik) di dalam agama.










 


Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan,  Pengurus Daerah Ikadi Kobar bersama bekerja sama dengan Forum Terapi Qur'an Kotawaringin Barat,  Masjid Assalam,  dan Arsyi mengadakan kegiatan Terapi Qur'an dalam rangka mensucikan jiwa dan aqidan serta gangguan mahluk gaib pada hari Kamis,  10 Mei 2018.

Kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat.


WABAH PENYAKIT YANG MUNCUL PASCA BANJIR

Setelah banjir melanda, waspadai beberapa penyakit yang pasti akan muncul seperti berikut ini:
Leptospirosis

Dikenal juga dengan penyakit kencing tikus, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. yang ditularkan dari hewan ke manusia, dan sebaliknya. Bakteri ini dengan mudah berkembang biak pada lingkungan yang becek, berlumpur, dan kotor.

Urine (air kencing) dari individu yang terkena penyakit ini merupakan sumber utama penularan. Saat banjir, air kencing tikus terbawa melalui banjir dan dapat masuk ke tubuh manusia melalui permukaan kulit yang terluka, selaput lendir mata, dan hidung.

Chikunguya

Penyakit ini sudah ada sejak dulu, namun kini marak lagi setiap musim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh virus chikunguya, juga ditularkan ke manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.

Gejalanya demam mendadak, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang, serta ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit.

Gejala lainnya adalah nyeri otot, sakit kepala, menggigil, kemerahan pada selaput mata, pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher, mual, muntah, dan kadang-kadang disertai gatal pada ruam. Demamnya sering rancu dengan penyakit demam dengue, demam berdarah dengue, dan campak. Tetapi, nyeri sendi merupakan gejala yang menonjol.

Demam Berdarah Dangue

Pada saat musim hujan, biasanya akan terjadi peningkatan tempat indukan nyamuk aedes aegypti, yaitu nyamuk penular penyakit demam berdarah. Hal ini dikarenakan pada saat musim hujan, banyak sampah seperti kaleng bekas, ban bekas, dan tempat-tempat tertentu terisi air dan terjadi genangan selama beberapa waktu.

Genangan air itulah yang akhirnya menjadi tempat berkembang biak nyamuk tersebut. Dengan meningkatnya populasi nyamuk sebagai penular penyakit, risiko terjadinya penularan juga semakin meningkat.

Diare

Diare sangat erat kaitannya dengan kebersihan individu (personal hygiene). Pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi, potensi banjir meningkat. Pada saat banjir, sumber-sumber air minum masyarakat, khususnya sumber air minum dari sumur dangkal, akan ikut tercemar.

Di samping itu, pada saat banjir biasanya akan terjadi pengungsian dengan fasilitas dan sarana serba terbatas, termasuk ketersediaan air bersih. Itu semua menjadi potensial menimbulkan penyakit diare disertai penularan yang cepat.

ISPA

Penyebab ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) dapat berupa bakteri, virus, dan berbagai mikroba lainnya. Gejala utama dapat berupa batuk dan demam. Jika berat, dapat atau mungkin disertai sesak napas, nyeri dada, dan lain-lain.



Inspirasi pagi...
Kisah SEORANG DOKTER.

Sejak pulang dari itikaf di masjid selama 3 hari bersama jamaah dakwah, dokter Agus menjadi pribadi yang berbeda. Sedikit-sedikit bicaranya Allah, sedikit-sedikit bicaranya Rasulullah. Cara makan dan cara tidurnya pun berbeda, katanya itulah cara tidur Nabishallallahu 'alaihi wasallam. Rupanya, pengalaman itikaf dan belajar di masjid betul-betul berkesan baginya.

Ada semangat baru. Namun beliau juga jadi lebih banyak merenung. Dia selalu teringat-ingat dengan kalimat yang dibicarakan amir jamaah. “Obat tidak dapat menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah Allah. Obat bisa menyembuhkan berhajat kepada Allah, karena sunnatullah. Sedang Allah menyembuhkan, tidak berhajat melalui obat. Allah bisa menyembuhkan dengan obat atau bahkan tanpa obat. Yang menyembuhkan bukanlah obat, yang menyembuhkan adalah Allah.”

Dia-pun merenung, bukan hanya obat, bahkan dokter pun tidak punya upaya untuk memberi kesembuhan. Yang memberi kesembuhan adalah Allah.

Sejak itu sebelum memeriksa pasiennya, beliau selalu bertanya.

“Bapak sebelum kesini sudah ijin dulu kepada Allah?” atau “Sudah berdoa meminta kesembuhan kepada Allah?” atau “Sudah lapor dulu kepada Allah?”

Jika dijawab belum (kebanyakan memang belum), beliau meminta pasien tersebut mengambil air wudhu, dan shalat 2 rakaat di tempat yang telah disediakan.

Jika memberikan obat, beliau pun berpesan dengan kalimat yang sama. “Obat tidak bisa menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah Allah. Namun berobat adalah sunnah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan sebagai ikhtiar dan sunnatullah, agar Allah mau menyembuhkan”.

Ajaib! banyak pasien yang sembuh.

Jika diperiksa dengan ilmu medis, peluang sehatnya hampir tidak ada, ketika diberikan terapi “Yakin” yang diberikan beliau, menjadi sehat.

Pernah ada pasien yang mengeluh sakit, beliau minta agar orang tsb untuk shalat 2 rakaat (minta ampun dan minta kesembuhan kepada Allah), ketika selesai shalat pasien tersebut langsung merasa sehat dan tidak jadi berobat. Allahu-Akbar.

Rudi, Asistennya bertanya, kenapa dia langsung sembuh?

Dr. Agus katakan, bisa jadi sumber sakitnya ada di hati, hati yang gersang karena jauh dari Allah. Efek lain adalah pasiennya pulang dalam keadaan senang dan gembira. Karena tidak hanya fisiknya yang diobati, Namun batinnya pun terobati. Hati yang sehat, membuat fisik yang kuat. Dan sebaik-baik obat hati adalah Dzikir, Al-Quran, Wudhu, Shalat, Do'a dan tawakal pada Allah.

Pernah ada pasien yang jantungnya bermasalah dan harus di operasi.

Selain “Yakin”, beliau juga mengajarkan terapi cara hidup Rasulullah. Pasien tersebut diminta mengamalkan satu sunnah saja, yaitu sunnah tidur. Sebelum tidur berwudhu, kalo bisa shalat 2 rakaat, berdoa, berdzkir, menutup aurat, posisi kanan adalah kiblat, dan tubuh miring ke kanan.

Seminggu kemudian, pasien tersebut diperiksa. Alhamdulillah, tidak perlu dilakukan operasi. Allah telah memberi kesembuhan atasnya.

Ada juga pasien yang ginjalnya bermasalah. Beliau minta agar pasien tersebut amalkan sunnah makan dan sunnah di dalam WC. Makan dengan duduk sunnah sehingga posisi tubuh otomatis membagi perut menjadi 3 (udara, makanan, dan air). Kemudian buang air kecil dengan cara duduk sunnah, menguras habis-habis kencing yang tersisa dengan berdehem 3 kali, mengurut, dan membasuhnya dengan bersih. seminggu kemudian, saat diperiksa ternyata Allah berikan kesembuhan kepada orang tersebut.

Rudi pernah sedikit protes. Sejak melibatkan Allah, pasiennya jadi jarang bolak-balik dan beresiko mengurangi pendapatan beliau.

Namun Dr. Agus katakan bahwa rezeki adalah urusan Allah. Dan beliau jawab dengan kalimat yang sama dengan redaksi yang berbeda, bahwa “Sakitnya pasien tidak dapat mendatangkan rezeki, yang memberi rezeki adalah Allah. Allah juga bisa mendatangkan rezeki tanpa melalui sakitnya pasien”.

Enam bulan berikutnya seorang pasien yang pernah sembuh karena diminta shalat oleh beliau, datang ke klinik, mengucapkan terima kasih, dan berniat mengajak dokter serta asistennya umroh bulan depan. Dr. Agus kemudian memanggil Rudi ke dalam ruangan. Sebenarnya beliau tahu bahwa Rudi ingin sekali berangkat umroh. Namun kali ini beliau ingin bertanya langsung dengannya.

“Rudi, bapak ini mengajak kita untuk umrah bulan depan, kamu bersedia?”

Rudi tidak menjawab, namun matanya berbinar, air matanya tampak mau jatuh.

“Sebelum menjawab, saya ijin sholat dulu pak”. Ucapnya lirih. Ia shalat lama sekali, sepertinya ini shalat dia yang paling khusyu'. Pelan, terdengar dia terisak-isak menangis dalam doanya.

Demikian mudah-mudahan kisah yang di bagikan membawa banyak manfaat, Silahkan di SHARE..!

Sumber: fb Abdul Basir 



Ikadikobar. Blogspot. Com - Pangkalan Bun, Pada suatu waktu, Ustadz Sukardi, bercerita tentang salah satu tamu rukhyahnya. "Di malam itu, terdapat kelurga yang membawa seorang Anak muda ke Masjid BTN Bumi Asih, tempat rukhyah biasanya dilaksanakan. Beliau kira, anak itu kena gangguan jin, ternyata menurut keluarga bukan gangguan jin, tapi gangguan Narkoba.

Ustadz Sukardi pun kaget, dengan berkata " Apa bisa orang yang kena Narkoba dirukyah ya?" Karena belum pernah beliau merukyah orang yang kena Narkoba. Lalu beliau bertanya apa gejala anak ini? Keluarga pun menyebutkan bahwa yang bersangkutan sudah tidak tanggap dengan keadaan, bahkan dipanggil namanya pun tidak noleh dan menjawab. 

Lalu dengan mengharap ridho dan pertolongan Allah, Ustadz Sukardi pun merukhiyahnya. Alhamdulillah setelah dirukyah, pemuda narkoba sudah mulai bisa merespon, menjawab ketika nama sang anak disebut oleh ibunya. Anak itupun dirukyah oleh keluarga beberapa kali. Dan dari waktu ke waktu progressnya makin baik. 

Keluarga sudah kemana-mana dalam berusaha mengobati anaknya yang kena Narkoba. Alhamdulillah, Firman Allah benar2 HaQ."Kami turunkan Al Quran sebagai obat dan rahmat bagi orang2 yang beriman."




Ikadikobar.blogspot.com - Sungguh... Manusia itu mulia karena akalnya. Akal adalah karunia Allah tertinggi setelah iman. Tanpa akal, maka tidak bisa orang berkomunikasi dengan orang lain, apalagi membuat kerjasama atau MOU atau kesepakatan bisnis yang menguntungkan. Bahkan sistem kendali syaraf, sistem kendali tubuh, diatur didalam akal unsan. 

Maka ketika akal itu dirusak, atau sengaja dirusak maka akan rusaklah sistem kendali otomatis tubuh. Selanjutnya akal akan berfungsi terbalik, yang jauh terlihat dekat, yang dekat terlihat jauh, yang rugi terlihat untung, yang untung terlihat rugi. Itulah akibat akal yang rusak atau dirusak.

Salah satu penyebab terberat rusaknya akal adalah penggunaan NAPZA. Napza akan merusak sistem syaraf otak dan akal. Di dalam otak terdapat milyaran sel saraf dan jutaan simpul saraf untuk menopang sistem kendali dan fungsi seluruh organ tubuh. Baik itu penglihatan, pendengaran, lisan, dan seluruh fungsi kendali organ fital lainnya. Seperti janyung, paru2, ginjal. 


Ketika akal sudah tidak berfungsi, maka siapakah yang akan mengendalikan tubuh kita agar bisa digunakan sebagaimana mestinya. Ibarat mobil mewah, apalah guna kalau setirnya macet, remnya blong, pedal gasnya tidak berfungsi, porsnelingnya dol. Maka walau harganya milyaran, mobil mewah akan jadi besi tua, tidak dipakai. Bahkan besi tua lebih baik dan jauh lebih baik karena masih ada manfaatnya. Bisa dijual, bisa dikilo. Dibanding manusia yang sudah rusak akalnya, rusak otaknya karena narkoba. Diajak bicara tidak nyambung, dipanggil namanya tidak menoleh, apalagi menjawab. Yang ada hanya menghasilkan kotoran, dan membuat kegaduhan berkepanjangan.

Semoga Allah menjauhkan ummat rasulullah dari bahaya Napza, / Narkotika Psikotropika dan Zat Aditif lainnya. Dan semoga Allah membebaskan orang yang berjaga dan menjaga ummat manusia dari ancaman dan bahaya Napza dari Api Neraka serta memasukkannya dalam surga. Amiiin.

Mansyur, SH.


Sebagian dari Anda mungkin telah mengetahui sarang burung walet. Terbentuk dari air liur burung walet yang mengering, khasiat sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) cukup terkenal di dunia. Sejumlah penelitian juga menemukan, sarang burung walet mengandung 200 glikonutrien yang memiliki fungsi utama meregenerasi sel tubuh.


Pemerhati gaya hidup dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt mengatakan, sarang burung walet telah dikenal sejak tahun 1589, ketika Jendral Cheng Ho berlayar ke Asia Tenggara dan membawa makanan ini dari Indonesia sebagai hadiah kepada Kaisar Dinasti Ming. Beberapa peneliti bahkan menyatakan, sarang burung walet telah dikonsumsi sejak 1.000 tahun lalu saat kekaisaran Dinasti Tang (618-907 SM).

"Sarang burung walet sering dikaitkan dengan manfaat kesehatannya yang dapat meregenerasi sel dan melawan penyakit. Di dalamnya mengandung asam amino dan mengandung hormon testoteron dan estrogen," kata Grace di acara `Brand's Jakarta Health Week`, Sabtu (23/5/2015).

Selain itu, kata Grace, sarang burung walet (edible bird nest) dipercaya memiliki khasiat bagi kesehatan paru-paru serta menjaga kesehatan kulit. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa sarang burung walet mampu membantu menetralkan infuenza, menyembuhkan luka, membuat tulang lebih kuat, dan sangat baik bagi kekebalan tubuh.

"Sarang burung walet ini bisa membantu produksi Epidermal Growth Factor (EGF) yang bisa mencerahkan kulit. Jadi bermanfaat sekali bagi Anda yang ingin menunda penuaan," katanya.

Meski demikian, Grace menambahkan, sarang burung walet sejauh ini masih disebut sebagai suplemen dan bukan obat sehingga belum ada literatur yang jelas berapa banyak kita harus mengonsumsinya.

Ikadikobar.org- Saat musim kemarau tiba, banyak daerah yang dilanda kabut asap. Kalimantan dan Sumatra adalah daerah yang langganan mengalami kabut asap. Bagi yang memiliki bayi, asap adalah masalah yang menimbulkan masalah kesehatan terutama bagi anak yang kita sayangi.


Berikut saya sampaikan tips ringan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kabut asap disekitar rumah kita di pagi hari, yang diperoleh dari hasil uji coba untuk mengurangi asap/CO2 dengan mengaktifkan Penyedot asap/CO2 alami :
1. Siramlah tanaman yang ada di halaman rumah anda dengan air sebanyak 3-5 gayung besar atau lebih di permukaan tanah bagi yang besar dan tinggi, dan seluruh dahan serta daun bagi tanaman yang berbatang rendah seperti bunga yang ada di pot;
2. Lakukan kegiatan ini minimal sekali sehari di pagi hari,
3. Tunggulah sekitar 30 menit, maka kita akan melihat proses fotosintesis berlangsung, sehingga asap/ CO2 yang banyak akan dihirup atau disedot oleh stomata atau mulut daun tanaman dan tanaman disekitar kita akan menghasilkan Oksigen/O2 yang amat dibutuhkan dalam pernafasan kita.

Proses penyedotan asap dapat kita lihat dengan semakin menipisnya ketebalan kabut yang ada disekitar tanaman yang kita siram, dan semakin tebalnya asap daerah yang jauh dari tanaman yang kita siram.

foto contoh tanaman yg menyerap banyak CO2 &  menghasilkan O2 bila disediakan air

Faktor2 yang mempengaruhi seberapa cepat dan kuat tanaman sebagai Penyedot asap/CO2 dalam mengurangi kabut asap :

1. Besarnya batang dan lebatnya daun tanaman,
    semakin besar dan semakin banyak daun tanaman yang tanahnya disiram air, maka akan semakin        banyak asap yang dihisap oleh daun dan semakin banyak Oksigen yang dihasilkan, maka beruntunglah rumah, sekolah dan bandara udara yg punya modal utama ini;

2. Jumlah air yang disiramkan ke tanaman,
   semakin banyak air yang disiramkan ke akar tanaman, maka akan semakin membantu tanaman          untuk melakukan proses fotosintesis dengan semakin banyak asap atau CO2 yang dihisap dan              semakin banyak pula O2 yang dihasilkan. Maka dahulukan menyiram tanaman di pagi hari untuk sekolah dan kantor, agar saat orang datang asap disekitar sekolah dan kantor mulai menipis dan banyak udara segar disekitar kita.

3. Cahaya Matahari,
  semakin banyak atau semakin siang maka akan semakin banyak pula daun yang melakukan             fotosintesis, jika bahan baku lainnya berupa air yang disedot akar telah tersedia. Maka adanya lampu yang hidup di malam hari, dan air yang cukup bisa membantu tanaman menyerap CO2 di malam hari walau lebih kecil sehingga asap di pagi hari tidak terlalu tebal.

4. Seberap sering tanaman disiram,
misalnya di sore hari juga disiram maka akan semakin tipis kabut asap di rumah kita saat di pagi hari dibandingkan pagi hari yang tidak kita adakan aktivitas menyiram tanaman;

Catatan Kondisi saat uji coba selama beberapa hari di pagi hari:
Kabut asap yang tebal dengan jarak pandang dibawah 30 meter, tidak ada hembusan angin sehingga tidak ada perpindahan kabut asap, setelah melakukan penyiraman di pohon mangga depan rumah, kabut asap di sekitar tanaman semakin tipis dibanding sekitarnya yang semakin jauh dengan pohon mangga tetap tebal.

                                 

Demikian tips singkat dan mudah ini, semoga dapat mengurangi kabut asap di sekitar kita.

Tips ini bisa diterapkan di sekitar rumah, sekolah, kantor, bahkan di sekitar bandara yang memiliki banyak pohon dan ada tim/alat pemadam kebakaran yang bisa diaktifkan dan didigunakan untuk menyiram tanaman di sekitar Bandara Udara. Bagi yang menyiram tanaman di rumah yg dekat jalan raya maka hal ini akan mengurangi kabut asap di jalan raya sehingga laka lantas dapat dihindari.
Mari cegah penyakit saluran pernapasan dan laka lantas dengan membantu paru-paru dunia atau tanaman untuk melakukan Fotosintesis dengan menyiram tanaman.

Teori dan praktek ini sebenarnya telah diparktekkan ulang oleh teman2 waktu praktikum biologi di Klas 3 IPA pada beberapa kelompok. Kesimpulannya ada 3 mata rantai Fotosintesis, yaitu harus ada H2O/AIR, CO2/KARBONDIOKSIDA/ASAP, MAKA AKAN MENGHASILKAN O2/OKSIGEN.
detail hubungan timbal baliknya telah diuraikan diatas.

Mohon hindari menyiram tanaman di tengah hari, kecuali kondisi tidak panas atau mendung karena bisa merusak sebagian organ akar tanaman.

Mohon di Share agar semakin banyak sekolah, kantor, dan rumah yang terbebas dari bahaya asap/CO2.

Salam Hormat,
Mansyur.


Amerika Serikat. Sejumlah ilmuwan mengonfirmasi keampuhan buah srikaya 10.000 kali lipat dari obat-obatan kimia dalam mengatasi penyakit kanker.
Sebagaimana diberitakan Islam Memo (11/12/2014), sebuah perusahaan obat-obatan telah melakukan pengujian manfaat buah srikaya di laboratoriumnya sejak tahun 1970.
Hasilnya mencengangkan, di mana buah srikaya mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker 10.000 kali lipat dibandingkan pengobatan kemoterapi yang dipraktikkan dunia medis selama ini.

Disebutkan, buah srikaya efektif mematikan sel-sel jahat yang menjadi cikal bakal 12 jenis kanker yang mematikan, antara lain kanker payudara, kanker usus besar, kanker pankreas, kanker paru-paru, dan kanker prostat.

Pengobatan dengan buah srikaya tidak memiliki efek samping yang membahayakan sebagaimana kemoterapi yang juga mematikan sel-sel tubuh yang baik. (islammemo/rem/dakwatuna)

Video

[Yours_Label_Name][video]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.