Articles by "Ubudiyah"

Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan

Kisah yg diceritakan oleh Ustad OEMAR MITHA,  saat hadir pada acara DN-3 di Gedung LPMP Jakarta.


*KISAH SULTAN MURAD ( SULTAN TURKI UTSMANI ) MENEMUKAN MAYAT SEORANG WALI*

Di dalam buku hariannya
Sultan Turki Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kegalauan yang sangat,
ia ingin tahu apa penyebabnya.
Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu
apa yang dirasakannya.

Sultan berkata kepada kepala pengawal,
_"Mari kita keluar sejenak."_

Di antara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan
di malam hari dengan cara  menyamar.

Mereka pun pergi,
hingga tibalah mereka
di sebuah lorong yang sempit.

Tiba-tiba,
mereka menemukan seorang
laki-laki tergeletak di atas tanah.
Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu,
ternyata ia telah meninggal.

Namun orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikitpun mempedulikannya.

Sultan pun memanggil mereka,
mereka tak menyadari
kalau orang tersebut adalah Sultan.

Mereka bertanya,
_"Apa yang kau inginkan...?_

Sultan menjawab,
_"Mengapa orang ini meninggal
tapi tidak ada satu pun di antara kalian yang mau mengangkat jenazahnya?_

_Siapa dia?_

_Di mana keluarganya?"_

Mereka berkata,
_"Orang ini Zindiq,
suka menenggak minuman keras dan berzinah.!"_

Sultan menimpali,
_"Tapi . .
bukankah ia termasuk umat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam?_
_Ayo angkat jenazahnya,
kita bawa ke rumahnya"_

Mereka pun membawa jenazah laki-laki itu ke rumahnya.

Melihat suaminya meninggal,
sang istripun pun menangis.
Orang-orang yang membawa jenazahnya dan langsung pergi tinggallah sang Sultan
dan kepala pengawalnya.

Dalam tangisnya sang istri berucap pada jenazah suaminya,
_"Semoga Allah merahmatimu wahai wali Allah..._
_Aku bersaksi bahwa
engkau termasuk orang
yang sholeh."_

Mendengar ucapan itu Sultan Murad kaget..
_"Bagaimana mungkin dia termasuk wali Allah sementara orang-orang membicarakan
tentang dia begini dan begitu,
sampai-sampai mereka tidak peduli dengan kematiannya.?"_

Sang istri menjawab,
_"Sudah kuduga pasti akan begini..."_

_"Setiap malam suamiku
keluar rumah pergi ke toko-toko minuman keras,
dia membeli minuman keras
dari para penjual sejauh yang ia mampu._
_Kemudian minuman-minuman
itu di bawa ke rumah
lalu ditumpahkannya
ke dalam toilet,
sambil berkata: "Aku telah meringankan dosa kaum muslimin."_

_"Dia juga selalu pergi menemui para pelacur,
memberi mereka uang dan berkata: "Malam ini kalian sudah dalam bayaranku,
jadi tutup pintu rumahmu sampai pagi."_

_"Kemudian ia pulang ke rumah,
dan berkata kepadaku: "Alhamdulillah,
malam ini aku telah meringankan dosa para pelacur itu
dan pemuda-pemuda Islam."_

_"Orang-orang pun hanya menyaksikan bahwa ia selalu membeli khamar dan menemui pelacur,
lalu mereka menuduhnya
dengan berbagai tuduhan
dan menjadikannya buah bibir."_

Suatu kali aku pernah berkata kepada suamiku,
_"Kalau kamu mati nanti,
tidak akan ada kaum muslimin yang mau memandikan jenazahmu, mensholatimu dan menguburkan jenazahmu"_

Ia hanya tertawa,
dan berkata,
_"Jangan takut,
bila aku mati,
aku akan dishalati
oleh Sultannya kaum muslimin, para Ulama dan para Wali."_

Mendengar itu semua, 
Sultan Murad pun menangis,
dan berkata,
_"Benar! 
Demi Allah,
akulah Sultan Murad,
 dan besok pagi kita
akan memandikannya,
menshalatkannya
dan menguburkannya."_

Demikianlah,
akhirnya prosesi penyelenggaraan jenazah laki-laki itu dihadiri
oleh Sultan,
para Ulama,
para Wali Allah
dan seluruh masyarakat.

*******

(Kisah ini diceritakan kembali oleh Syaikh Al Musnid Hamid Akram Al Bukhary dari _Mudzakkiraat Sultan Murad IV_)

*******

Hikmah yang dapat kita ambil dari kisah ini:

Jangan suka menilai orang lain
dari sisi lahiriahnya saja.
Atau menilainya berdasarkan ucapan orang lain.
Terlalu banyak yang tidak kita ketahui tentang seseorang.
Apalagi soal yang tersimpan di tepian paling jauh di dalam hatinya.

Kedepankan prasangka baik terhadap saudaramu.
Boleh jadi orang yang selama ini kita anggap sebagai calon penduduk neraka,
ternyata penghuni Firdaus
yang masih melangkah di bumi...

Jadi,
berhentilah berprasangka
dan menggunjing seseorang
sekalipun orang itu sangat kita kenal.

Habib Ali Ridho bin Habib Husin Alqadiri, dalam Majlis Duha Ikadi Kobar beberapa waktu yang lalu menyampaikan bahwa "10 malam akhir ini mulia, Krn keseringannya malam Lailatul Qadar turun, yg mana siapa saja yg ibadah sama halnya ibadah dgn 1.000 bulan."

Rasulullah bersabda carilah oleh kalian di sepuluh malam terakhir Ramadhan, malam Lailatul Qadar.
Imam Ibnu Hajar mengatakan kurang lebih 40 pendapat ulama mengenai kapan malam Lailatul qodar. Namun jumhur ulama berdasarkan hadis nabi yg shohih, mereka berpendapat keseringannya ada di sepuluh malam yg terakhir bukan suci ramadhan.

Oleh karena itu, jikalau kita di malam sebelumnya tidak giat ibadah kepada Allah, jangan sampai ada waktu yg terbuang di 10 malam akhir Ramadhan dgn perbuatan sia-sia.

Adalah nabi Saw, beliau sungguh-sungguh ibadah, meningkatkan amal ibadah. Tidak seperti kesungguhan nabi pada malam2 sebelumnya.
Ini beliau lakukan dgn harapan beliau mendapatkan malam Lailatul Qadar.


Diambil dari Kitab Tanbihul Ghafilin, Bab 71

Al Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Jabir Zaid, katanya : "Pada suatu hari rekanku berlatih memanah, mencariku, katanya, "Kenapa Kau terlambat?" Jawabku, "Ada halangan, lalu ia menawarkan sebuah hadits yang bisa mendorong semangat dalam berlatih memanah, jawabku, baiklah. Katanya Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda "Dengan satu panah sekaligus 3 orang dimasukkan ke dalam surga, yaitu :
1. Orang yang memanah (melepaskan panah);
2. Orang yang memproduk (membuatnya) dengan ikhlas:
3. Orang yang membantu dalam perjuangan itu.

Nabi saw. bersabda, "Belajarlah kamu memanah dan berkendaraan, memanah lebih baik dan lebih kusenangidaripada berkendaraan. Karena setiap permainan itu batil, kecuali 3 macam, yaitu :
1. Belajar melepaskan anak panah (memanah);
2. Berlatih mengendararai kuda (berkendaraan);
3. Bercanda (bergurau) dengan istri.

Kesemua itu adalah termasuk hak (perbuatan baik) di dalam agama.










 





 Di dalam kitabnya, Al-Kamil fi At-Tarikh, Ibnu Atsir menceritakan percakapan Ibnu Samak dengan Harun ar-Rasyid, khalifah Bani Abbas. Suatu ketika, Harun ar-Rasyid merasa haus sekali. Untuk menghilangkan dahaga tersebut, dia memerintahkan Ibnu Samak untuk mengambilkan air minum. Setelah mengambil air minum, Ibnu Samak berkata, “Pelan-pelan. Wahai Amirul Mukminin, demi kedekatanmu dengan Rasulullah, berapakah engkau akan membayar air ini?”

Kemudian Harun menjawab, akan membelinya dengan separuh kerajaannya. Ibnu Samak berkata, “Kalau begitu, minumlah.” Selesai meminumnya, Ibnu Samak bertanya lagi jika air ini ditahan dan tidak bisa keluar dari tubuh, berapa Harun akan membelinya? Kemudian dijawab bahwa ia akan membeli dengan semua kerajaannya.

Di akhir pembicaraan, Ibnu Samak berkata kepada Harun ar-Rasyid, “Sesungguhnya sebuah kerajaan tidak dapat menyamai kenikmatan air minum dan keluarnya air kencing. Bahkan, ia lebih besar dari kerajaanmu.”

Memang demikian seharusnya kita menyadari bahwa nikmat-nikmat Allah takkan pernah habis dan takkan kuasa dihitung manusia. Karena Allah tidak menghendaki kecuali agar manusia bersyukur kepada-Nya.
——————————————————————————————————————————————————
“Di hari kiamat nanti, akan didatangkan orang yang hidupnya paling bahagia di dunia, lalu Allah swt berfirman, “Celupkan ia sekali celup ke dalam neraka!” Begitu selesai, Allah berfirman, “Hai anak Adam, pernahkah engkau mengecap kenikmatan? Pernahkah engkau merasa senang? Pernahkah engkau merasa bahagia?” Ia menjawab, “Sama sekali belum, demi kemuliaan-Mu!” Lalu Allah berfirman, “Masukkan kembali ia ke neraka.” Setelah itu, didatangkan orang yang hidupnya paling sengsara ketika di dunia, lalu Allah swt berfirman, “Celupkan ia sekali celup ke dalam surga.” Begitu selesai, ia dipanggil, Allah berfirman kepadanya, “Hai anak Adam, pernahkah engkau melihat sesuatu yang tidak engkau sukai?” Ia menjawab, “Demi kemuliaan-Mu, hamba belum pernah melihat hal yang tidak hamba sukai.” (Hadits Qudsi)




Ikadikobar.org - Suatu hari, seorang lelaki pergi menemui Ibahim bin Adham, (seseorang penyembuh penyakit hati, ulama yang tidak hanya kaya akan ilmu, namun juga sangat wara' dan zuhud terhadap dunia sehingga diberi gelar, Sulthân al-Awliyâ’). Lelaki itu berkata, "Aku adalah orang yang berdosa, sebutkanlah kepadaku apa yang dapat membuatku berhenti melakukan dosa!."

Ibrahim berkata kepadanya, "Jika engkau mampu melakukan lima perkara, maka engkau tidak akan tergolong pelaku maksiat."

Lelaki itu bersungguh-sungguh mendengarkan nasihat Ibrahim, Ia berkata, "Sebutkanlah apa yang ingin engkau katakan wahai Ibrahim."

Ibrahim bin Adham berkata, "Pertama, jika engkau akan melakukan perbuatan maksiat kepada Allah, maka janganlah engkau makan rezeki dari-Nya." Lelaki itu merasa heran, Ia bertanya, "Bagaimana mungkin engkau mengatakan itu wahai Ibrahim, sedangkan semua rezeki itu datang dari Allah?!"

Ibrahim berkata, "Jika engkau mengetahui itu, apakah layak bagimu memakan rezeki-Nya, kemudian engkau melakukan perbuatan maksiat kepada-Nya?! Lelaki itu menjawab, "Tidak wahai Ibrahim. Sebutkanlah yang kedua!"


Ibrahim bin Adham berkata, "Jika engkau akan melakukan perbuatan maksiat, maka janganlah engkau tinggal di negeri milik Allah." Lelaki itu lebih heran daripada keheranannya yang pertama. Ia berkata, "Bagaimana mungkin engkau mengatakan itu wahai Ibrahim, sedangkan semua negeri ini milik Allah." Ibrahim bin Adham berkata, "Jika engkau mengetahui itu, apakah layak bagimu tinggal di negeri milik Allah sedangkan engkau berbuat maksiat kepadanya?!" Lelaki itu menjawab, "Tidak wahai Ibrahim, sebutkanlah yang ketiga."

Ibrahim berkata, "Jika engkau akan melakukan perbuatan maksiat, maka carilah tempat dimana engkau tidak dilihat oleh Allah, maka lakukanlah perbuatan maksiat di tempat itu." Lelaki itu berkata, "Bagaimana mungkin engkau mengatakan itu wahai Ibrahim, Dia mengetahui semua tentang semua rahasia, Dia mengetahui yang dinyatakan dan yang disembunyikan, mendengar hentakan kaki semut di atas batu hitam pekat di tengah malam yang gelap gulita,"  Ibrahim bin Adham berkata, "Jika engkau mengetahui hal itu, apakah pantas engkau melakukan maksiat kepada Allah?!." Lelaki itu menjawab, "Tidak. Wahai Ibrahim sebutkan yang keempat."

Ibrahim bin Adham berkata, "Apabila malaikat maut datang kepadamu untuk mencabut nyawamu, maka katakanlah kepadanya, "Tundalah hingga masa tertentu''' Lelaki itu berkata, "Bagaimana mungkin engkau mengatakan itu wahai Ibrahim, sedangkan Allah telah berfirman, "Maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya." (Al-a'raf: 34). Ibrahim bin Adham berkata kepadanya, "Jika engkau telah mengetahui hal itu, lantas bagaimana mungkin engkau masih mengharapkan keselamatan?!" Lelaki itu menjawab, "Ya, sebutkan yang kelima wahai Ibrahim."


Ibrahim bin Adham berkata, "Jika malaikat Zabaniah (para malaikat neraka jahanam) datang kepadamu untuk memasukkanmu ke dalam neraka Jahanam, maka janganlah engkau pergi bersama mereka." Hampir saja lelaki itu tidak mendengarkan syarat yang kelima, ia berkata sambil menangis, "Cukuplah wahai Ibrahim, aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya." Kemudian, lelaki itu pun rajin beribadah hingga ia meninggal dunia. 

dikutip dari kitab Semua Ada Saatnya, karangan Syaikh Mahmud Al - Mishri, yang diterjemakan Ust. Adul Somad, Lc., MA

Habiburrahman EL Shirazy Pengarang Bumi Cinta

Doktor Anastasia Palazzo dalam Novel Bumi Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy dalam Dialog di Stolovaya menanyakan tentang Cara shalat orang Islam kepada Muhammad Ayyas dengan petikan dialognya sebagai berikut :

"Maaf kalau pertanyaanku ini akan mengganggumu." 

"Semoga tidak."

"Maaf, ini sedikit tentang Islam. Kau orang Islam kan?"

"Iya. Aku orang Islam. Kau tadi lihat sendiri aku shalat seperti orang Islam mana pun di seluruh dunia"

"Iya ini tentang cara shalat kalian. Cara kalian menyembah sesembahan kalian. Begini, katanya Islam melarang manusia menyembah berhala seperti yang aku baca di internet, tetapi mengapa ketika shalat, mereka menurutku justru melakukan satu kebodohan dengan menyembah batu persegi empat yang mereka sebut ka'bah. Tidak tanggung-tanggung, mereka menyembah batu persegi empat itu lima kali sehari. Kau bisa menjelaskan sesuatu kepadaku!? Dan, maaf, jika perkataanku ini menyinggungmu!"


Ayyas agak kaget mendengar pertanyaan Doktor Anastasia Palazzo itu. Ia berusaha tetap tenang, meskipun dari pertanyaan itu ada tuduhan bahwa dirinya melakukan kebodohan ketika shalat. Doktor muda yang cemerlang itu berpandangan orang-orang Islam menyembah batu. Ayyas berbaik sangka, Doktor Anastasia berpandangan seperti itu hanya karena ketidaktahuannya akan ajaran islam yang sesungguhnya. Dan dengan adanya pertanyaan yang keluar dari mulut Doktor Anastasia ia jadi tahu kira-kira seperti apa orang-orang yang bukan Muslim. Bisa jadi yang punya pendapat seperti Doktor Anastasia sangat banyak di muka bumi ini, yang berarti banyak sekali orang yang salah melihat Islam.

Setelah menarik nafas Ayyas menjawab,

"Ka'bah, sesungguhnya hanyalah kiblat, yaitu arah di mana kaum Muslim menghadapkan wajahnya ketika shalat. Jadi ketika shalat seorang Muslim samasekali tidak menyembah ka'bah yang tak lain adalah batu persegi empat. Sekali lagi tidak!, Yang disembah seorang Muslim hanyalah Allah, Tuhan seru sekalian alam. Yang diikrarkan seorang Muslim pertama kali masuk Islam adalah aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali hanya Allah.

"Anda bisa bertanya kepada Muslim yang masih anak-anak sekalipun. Silahkan tanyakan kepada mereka, menyembah apa mereka ketika Shalat? Menyembah ka'bah atau menyembah Allah.  Bisa dipastikan, leher saya ini jadi taruhannya, mereka akan menjawab bahwa ka'bah hanyalah arah di mana harus menghadap ketika shalat, tak lebih. Yang mereka sembah adalah Allah. Mereka rukuk dan sujud hanya kepada Allah semata. 

"Perlu Doktor Anastasia ketahui, di dalam Islam tata cara ibadah semuanya diatur secara sempurna. Yang mengatur tata cara ibadah itu adalah Allah. Rasulullah hanyalah utusan Allah yang menjelaskan tata cara ibadah itu. Tidak ada campur tangan manusia dalam hal aturan dan tata cara ibadah kepada Allah. Termasuk ke arah mana wajah ini harus dihadapkan ketika iabadah. Allah sendirilah yang menentukan ke mana wajah hamba-Nya menghadap ketika beribadah kepada-Nya. Dia dalam Al-Quran, surat Al-Baqarah ayat 144, Allah berfirman : "Sungguh Kami sering melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram dan di mana kamu berada palingkanlah mukamu ke arahnya."


Mendapatkan haid ketika iktikaf di 10 malam terakhir pastinya 'sesuatu'.

Ada rasa sedih itu manusiawi sebagaimana aisyah menangis saat mendapatkan haid di haji wada'

Akan tetapi haid bukan alasan untuk tidak mendapatkan keberkahan Ramadhan karena ibadah ramadhan banyak jenisnya, sementara yang terlarang untuk perempuan haid hanya sholat dan puasa.

Maka tetaplah berupaya menjaga kesinambungan amal di hari-hari kemaren seperti berzikir, sedekah, memberi makan orang berpuasa, berlama-lama bersama Al Qur'an dengan berbagai macam bentuk interaksinya.

Dan di sini, karena akhwat shalat taraweh dan qiyamul lail di tenda halaman masjid, maka yang haid masih bisa tetap merasakan ruh shalatnya dengan cara menyimak bacaan imam. Minimal 3 juz di setiap malamnya.


ummu.khalidalfarisiRegrann from @dr.ferihana

Rumah tangga itu adalah kebersamaan
Bergandeng tangan bersama
Ringan sama dijinjing berat sama dipikul

Maka,

Terhadap Suaminya
Janganlah seorang istri selalu berkata "mana hakku mana kewajibanmu"

Jangan pula senantiasa berprinsip,
Ini hartaku adalah milikku, dan hartamu wahai Suami adalah juga milikku
Hartaku hartaku, hartamu hartaku

Sungguh,

Tak ada lelaki yang sempurna
Biarlah dia miskin, tapi dia setia dan menyayangi kita

Itu jauh lebih membahagiakan dan mendamaikan

Karena di luar sana banyak lelaki kaya yang tak setia dan aniaya
Dan betapa sengsaranya wanita yang menjadi istrinya, wal iyaadzu billah

Maka jika Suami kita miskin dan kita ditaqdirkan kaya
Adalah keutaman jika kita bershadaqah kepada Suami kita
Insya Allah harta kita akan diberkahi Nya

Ingatlah keutaman suri tauladan kita Bunda Khadijah radhiyallahu 'anhaa

Beliau memberikan hartanya kepada suaminya, yaitu Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, sebagaimana hal ini disampaikan oleh Rasulullah

وَوَاسَتْنِى بِمَالِهَا إِذْ حَرَمَنِى النَّاسُ

Ia telah membantuku dengan hartanya tatkala orang-orang menahan hartanya tidak membantuku (HR. Ahmad)

Dan,

Bukankah Rasulullah menyuruh kita menyelamatkan diri kita dari neraka jahanam dengan banyak shadaqah ?

يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، فَإِنِّي أُرِيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ

Wahai sekalian kaum wanita, bersedekahlah. Karena diperlihatkan kepadaku mayoritas penduduk neraka adalah kalian (HR. Al-Bukhari no. 304)

Dan, mari kita baca apa sabda Rasulullah pada Zainab Ats Tsaqafiyah yang memberi harta untuk Suaminya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَهُمَا أَجْرَانِ أَجْرُ الْقَرَابَةِ وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ

Kedua wanita itu mendapatkan dua pahala yaitu pahala membantu kerabat dan pahala sedekah (HR. Bukhari no. 1466 dan Muslim no. 1000)

Jadi,

Mengapa mesti risau jika Suami kita kekurangan harta
Justru saat suami miskin inilah ladang pahala bagi seorang istri

Mari semangat bershadaqah
Baarakallahu fiikum akhawatiy

dr. Ferihana Ummu Sulaym
Mudarrisah di Madrasah Uwais Al Qorniy



Seperti seorang wanita yang lebih memilih surga. Ia rela menanggung sakitnya. Atha' bin Abi Rabah berkata, Ibnh Abbas r.a. telah bertanya kepadanya, "Mahukah aku tunjukkan kepada engkau seorang perempuan ahli surga?"

Jawab Atha, "Bahkan, siapakah perempuan itu?"

Ibnu Abbas berkata, "Dia adalah perempuan hitam itu, telah menemui Rasulullah saw. mengadu ia telah terserang penyakit ayan."

Sabda Rasulullah saw. kepada perempuan itu, "Jika engkau tahan dan sanggup bersabar maka surga bagimu; sekiranya engkau tidak tahan dan tidak sanggup bersabar... akh akan mendo'akan engkau supaya engkau sehat dan segar."

Apa jawabnya? Perempuan itu menjawab, "Saya tahan dan sanggup bersabar, tetapi tolonglah do'akan agar tidak terbuka aurat saya..."

Demikianlah kemenangan wanita dengan pilihannya sebagaimana termaktub dalam kitab Sahih Bukhari dan Muslim.

Cinta surga. Maka, ketika harus memilih... Pilihlah yang terpenting...
Pilih yang Haq ...
Pilih yang terbaik ...
Pilih yang abadi ...
Pilih yang hakiki ...
Pilih yang membahagiakan ...

Di saat jama'ah haji wukuf di Padang Arafah, dengan jumlah yang begitu banyak, dan di saat jama'ah sedang berkumpul di Padang yang gersang, panas, berbukit dan berbatu. Ternyata di belahan bumi Allah yang lain, di tanggal 9 Dzulhijjah 1437 H, ada juga semut2 yang berkumpul sangat banyak di tanah yang kering, berbukit dan berbatu.

Mereka berkumpul, laksana semut - semut yang menghadap tentara nabi Sulaiman. Subhanallah...

Ini cuplikan videonya...
Semoga manfaat...



Dari Abu Hurairah ra. Nabi saw bersabda : "Firman Allah swt. : "setiap amal manusia dilipatgandakan pahalanya dari 10 hingga 700 lipat, kecuali puasa hanya untukKu dan AKU membalasnya (melebihi itu), ia menahan syahwat, menahan makan minum karena Aku, dan puasa adalah sebagai perisai bagi pelakunya, dan ada dua kegembiraan baginya yaitu Pertama ketika berbuka, kedua ketika bertemu Tuhannya kelak di hari kiamat". (Hadist Qudsi).

Al Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu Mas'ud, katanya : "Orang yang melakukan puasa di bulan Ramadhan dengan khusyu' (tenang), selalu ingat kepada Allah, melakukan yang halal, dan menjauhi yang haram, tidak melakukan kekejian, pasti diampuni dosa-dosanya, dibangunkan rumah gedung di sorga dari zamrud hijau dan didalamnya yakut merah, khemah permata berlubang, yang dihuni bidadari berhias gelang emas yakut merah yang sinarnya sanggup menerangi bumi seluruhnya".


 
Al Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah ra. katanya : "Rasulullah saw bersabda : "Pada setiap bulan Ramadhan Allah memberi 5 perkara yang tiada dirasakan oleh ummat lainnya, yaitu :

1. Harumnya minyak kasturi pada mulut ketika berpuasa kelak di sisi Allah;

2. Permohonan ampun dari malaikat bagi yang berpuasa hingga berbuka;

3. Dibelenggunya syetan hingga mereka tiada kebebasan menggoda yang tengah puasa;

4. setiap hari sorga dipercantik bagi orang yang berpuasa, FirmanNya "Hampir para hambaku yang shalih terlepas dari keberatan dan godaan dan kembali kepadamu"

5. Allah mengampuni mereka di akhir ramadhan, ketika ditanya : 'Ya Rasul, di malam lailatul qadar? Bukan, tetapi bayaran seorang pegawai di akhir pekerjaan selesai.

 

 
Al Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu Abbas ra. katanya "Rasulullah saw bersabda "Bahwasanya sorga dipercantik dan diperhias setiap tahun yaitu setiap masuknya bulan Ramadhan, ketika datang malam pertama datang pula angin yang disebut Mutsirah, ia menggoyangkan  daun - daun sorga dan menggerakkan daun pintunya sehingga terdengarlah suara para bidadari di sorga berseru : 'siapakah kira - kira yang meminang kepada Allah untuk mengawini setengah kami, dan mereka bertanya : ' Hai Ridwan, malam apa ini? Jawabnya : 'Hai para bidadari jelita, inilah malam pertama bulan Ramadhan. Lalu Allah berfirman : "Hai Ridwan, bukakanlah pintu - pintu sorga bagi ummat Muhammad". dan hai Malik : Tutuplah pintu - pintu neraka dari ummat Muhammad yang berpuasa, dan Firmannya pula : "Hai Jibril, turunlah ke bumi, belenggu mereka dan lemparkan ke lautan agar tidak mengganggu ummat Muhammad berpuasa. Lagi pula setiap malam Ramadhan Allah berseru 3x : "Orang yang berdoa pasti dikabulkan, dan yang bertaubat pasti diterima, yang mohon ampun pasti diampuni dosanya . 

Lalu diserukan pula : 'Siapakah yang akan menabung pada Dzat Yang Kaya tidak pernah miskin, Yang selalu menepati tiada dhalim,". Dan setiap ramadhan Allah membebaskan sejuta penghuni neraka, bahkan pada hari / malam Jumatnya dibebaskan sejuta perjamnya, kemudian di hari terakhir ramadhan dibebaskan lagi penghuni neraka sejumlah orang yang dibebaskan sejak awal ramadhan, hingga akhirnya. Di malam lailatul qadar malaikat Jibril beserta para malaikat banyak turun berduyun - duyun ke bumi dengan panji hijau yang diletakkan di atas ka'bah , setiapnya membeberkan sayapnya 600 sayap, diantara dua sayap tidak pernah dihamparkan kecuali di malam itu. Mereka memberi salam kepada umat Muhammad yang tengah melakukan shalat, dzikir baik berdiri atau duduk dan menjabat tangannya, mendukung doa atau mengamini mereka hingga terbit fajar.". dan sesudah fajar mereka diseru kembali oleh Jibril, tetapi mereka bertanya, bagaimana dengan hajat ummat Muhammad? Jawab Jibril : Allah memberi rahmat kepada mereka dan memaafkan kesalahannya, kecuali 4 orang, yaitu : 1. Pecandu arak (pemabuk, termasuk di dalamnya narkoba karena termasuk dalam jenis yang memabukkan) 2. Pemberani kepada kedua orang tuanya (durhaka kepada mereka berdua) 3. Pemutus silaturahim, 4. Pemboikot kawan / saudaranya (tidak menyapa) lebih dari 3 hari. 

dikutip dari kitab tanbihul ghafilin karya Al Faqih Abu Laits Samarqandi bab 37 tentang keutamaan bulan ramadhan.
 



Seseorang bertanya kepada ahli ma'rifat kalau dia sulit untuk bangun malam guna melaksanakan ibadah. Ahli ma'rifat itu berkata, "Wahai pemuda ketahuilah..!, lihatlah bagaimana mu'amalahmu di siang hari sebelum kau meminta Qiyamul-Lail".


Ketahuilah sesungguhnya pemberian Allah S.w.t. yang paling agung yaitu memberimu izin untuk melakukan keta'atan. Apa kau kira melakukan keta'atan itu mudah?. Apa kau kira engkau melakukan mu'amalah yang jelek di siang hari Allah akan memanggilmu ke satu waktu yang indah, waktu berkumpulnya para kekasih..!?. Bersungguh-sungguhlah dalam mu'amalahmu di siang hari, agar Allah memanggilmu di malam hari.

Ketahuiilah bahwa Allah S.w.t. menjadikan Qiyamul-Lail sebagai suatu pemberian..!

Oleh karena itu:
¤ Pejamkan matamu dari memandang perkara yang haram
¤ Jaga lisanmu dari perkataan yang tidak ada gunanya (fudhul)
¤ Jangan jadikan telingamu tempat sampah
¤ Jagalah hatimu
¤ Bersungguh-sungguhlah..!
¤ Memohonlah agar Allah memanggilmu untuk berkumpul dan menyerupai orang-orang shaleh di waktu yang sangat mulia itu.

Sebagaimana disebutkan di kitab-kitab terdahulu, bahwasannya Allah S.w.t. memanggil malaikat Jibril dan berfirman "Wahai Jibril..! Bangunkan kekasih-Ku itu, karena aku rindu padanya".

~ Tahukah engkau apa maksud ketika engkau memanggil-Nya di malam hari? artinya bahwa Allah telah mengundangmu..!
~ Taukah engkau makna ketika engkau bermunajat kepada-Nya di malam hari? artinya adalah Allah memanggilmu agar engkau menjawab panggilan-Nya setiap malam..!

Diceritakan ketika seorang sholeh sedang bersujud di atas sajadah bermunajat di malam hari, anaknya mendengar suara yang keluar dari ayahnya "aku.. aku.. aku..", anak tersebut heran lalu mendekati ayahnya seraya berkata: "Wahai ayah apa yang engkau katakan?, Apakah engkau sedang bermimpi?". Lalu orang shaleh tersebut membuka matanya dan berkata: "Wahai anakku, tidakkah engkau mendengar seruan Tuhanmu yang memanggil hambanya setiap malam..

Adakah orang yang meminta ampun..?!
Adakah orang yang memohon taubat..?!
Adakah orang yang meminta surga-Ku.. ?!
Adakah orang yang meminta kedekatan dengan-Ku..?!
Adakah orang yang meminta hajat? maka pasti akan Aku kabulkan semua hajatnya..!

Mendengar panggilan Tuhanku ini, maka aku menjawab-Nya ("aku.., aku.., aku...!").

"Wahai teman-temanku, mudah-mudahan Allah S.w.t. memuliakan kita sehingga memanggil kita untuk bersimpuh di malam hari"

"Ya Allah, jangan kau haramkan kami untuk merasakan kelezatan malam hari"
"Ya Allah, bebaskan kami dari ikatan syahwat dan syaitan yang menghijab kami untuk merasakan lezatnya bermunajah kepada-Mu"
"Ya Allah sudah terlalu lama kau haramkan diri ini dari nikmatnya keimanan"
"Ya Allah umur kami terus bertambah sementara tenaga kami semakin melemah, berikanlah kepada kami hidayah untuk meninggalkan ajakan-ajakan syetan dan hawa nafsu kami"
"Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku memohon, hanya kepada-Mu lah aku mengharap"
"Rubahlah keadaan hamba-Mu yang berlumur dosa ini, bimbing kami ya Allah, kalau bukan engkau yang mengampuni, siapa lagi ya Allah"
"Ya Allah terimalah doa hambamu ini. Amin, amin, Yaa Robbal 'Alamin"

~ Al Habib Hud Al Atthas ~



BERUBAH  ATAU  MENYESAL DI ERA DISRUPTIV TEKNOLOGI.

Kemarin salah satu bank terbesar di Belanda mem-PHK 550 orang Tellernya, ini terjadi karena meningkatnya transaksi  online, bahkan Teller rencananya digantikan dengan robot, kemudian di hari yang sama Pengemudi  angkutan umum mengadakan demo besar-besaran di depan Balai Kota Pemprov DKI, dengan alasan terjadinya persaingan yang tidak sehat antara Angkutan resmi dan Angkutan via online, dengan dasar aplikasi online semua orang bisa mengangkut penumpang, tanpa mengajukan ijin resmi kepada Dishub. Ternyata pemesanan angkutan via online membuat tidak nyaman penghasilan angkutan resmi.

Pusat Grosir Terbesar di Indonesia, Tanah Abang, saat ini sudah mulai sepi,kios-kios yang harga sewanya pertahun hingga ratusan juta sudah tidak seramai dulu, pengunjung malas berkunjung karena penuh sesak, tempat terlalu luas untuk dijelajah, alasan paling utama karena bisa beli via online, tinggal buka web, pilih langsung klik dan pesan via online ngga perlu repot-repot.

Kemarin juga aplikasi online gratis yang menghubungkan antara agent property dengan Developer property di launching, namanya PROJEK, aplikasi ini terinspirasi dari GOJEK yang sudah mewabah di bumi pertiwi, sedehana aplikasi PROJEK dengan tagline EVERYBODY CAN SELL, ingin mengatakan bahwa semua orang bisa menjadi pedagang, penjual apapun profesi utamanya, cukup mengunduh aplikasinya dan ikuti instruksi yang ada, fee yang diterima oleh agent pun juga sudah tertera diaplikasi tersebut.

Fenomena yang terjadi saat ini didunia sudah mengalami perubahan, ”Dunia semesta semakin mendekat, semakin menempel satu sama lain” kata Jenny M. Xue Kolumnis terkenal yang sering mengisi di kolom Tabloid Kontan, dunia digital marketing membawa orang semakin serasa lebih kenal, lebih dekat, lebih berani terbuka, lebih berani membangun personal branding.

Dan ternyata bukan hanya fenomena tetapi kenyataan yang akan dihadapi terus menerus, dari Dunia Iterasi yang selalu melakukan repetisi lanjut ke Dunia Innovasi dan sekarang dunia terdisrupsi, kata lainnya DOING THE NEW THING THAT MAKE THE OLD ONES OBSOLOTE, ini yang dijelaskan oleh Prof Rhenald Kasali saat launching Aplikasi PROJEK.

Fungsi karyawan yang hanya mencari nafkah berangkat pagi pulang malam, sedikit demi sedikit sudah tergantikan dengan disruption teknologi, peluang bisnis makin zigzag, makin lentur bak roller coaster, masyarakat “miskin modal” dengan ide brilliant bukan halangan mendapatkan penghasilan unlimite, dunia mengakui, angel investor bergerak smooth, they want origin idea yang memberikan solusi bagi dunia, ide tidak hanya mengalir dari para kapitalis ringkih tapi dari “anak muda” yang disebut Gen C (Rhenal Kasali mode on) yang melakukan gebrakan ide yang tak butuh tempat yang ajeg, cyber place is the new place mengkolaborasi ide, bahkan generasi Jelita (Jelang Lima Puluh Tahun)  pun nggak mau kalah, biar umur sudah Jelita, tapi ide2 masih “Muda”, Aplikasi PROJEK diendorsed oleh mereka.

Prinsipnya sekarang kita dunia sudah berubah, secara nilai-nilai yang ajeg kita tetap harus pertahankan, tetapi perangkat, tools, media yang ada harus sudah menjadi fokus kita ke depan, melek teknologi, mensinergikan ide dengan tools tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para entrepreneurs, ada banyak peluang-peluang make money dari disruption era ini, mental block bahwa menjadi karyawan pilihan yang paling nyaman untuk saat ini sebaiknya sudah mulai diubah, ke depan peran–peran pelayanan berulang-ulang sudah tergantikan, Gate Tol saja sdh pakai E-Money, mungkin beberapa tahun ke depan petugas pintu Tol sudah menghilang. So apa yang harus kita lakukan ke depannya :

1. Merubah Mindset
Ubah pola pikir kita tentang dunia ini, kita hidup buat makan atau makan untuk hidup?. Nilai-nilai ketauhidan merubah mindset kita tentang hidup, kalau hidup hanya  bertujuan untuk menyambung hidup, tidak akan ada kemuliaan disitu, kata nabi : “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain”, merubah mindset akan merubah persepsi kita tentang dunia, berbisnis adalah “MENCARI SOLUSI”. Membangun bisnis tujuannya memberikan solusi, Zack Zuckerberg membuat Facebook tujuannya ingin menghubungkan antara manusia satu dengan lainnya, dalam satu plattform yang sama, Google membuat mesin pencari ingin memudahkan orang dalam mengorek informasi, Aplikasi GOJEK dibuat ingin memudahkan orang dalam memesan kendaraan. Jadi ubah mindset kita tentang uang.

2. Akrab dengan teknologi
Hari ini puluhan media sosial sudah bertebaran dijagat maya, dunia semakin dekat, menempel satu sama lain, sudah saatnya keluhan kita terhadap gadget yang makin “menggila” ini disudahi, belajar lah pelan-pelan bagaimana menggunakan medsos di lini online ini, pelajari baik-baik dan bijak, banyak training-training dadakan dari komunitas-komunitas yang bisa diikuti. Semakin cepat kita belajar semakin mudah kita memahami dunia ini.

3. Personal Branding
Make Your Own Idea, dunia yang serba menempel telah “menelanjangi semua orang”, konsisten dan komitmen satu-satunya jalan dalam meleverage personal branding, jadilah diri sendiri, eksplore dengan baik, fokus pada apa yang menjadi kelebihan, tebar aura positif, buat apa adanya. Training-training motivasi dapat menambah “energi postif" kita dalam menaikkan kepercayaan diri dan memelihara motivasi.

4. Bussines Model
Disini letak leverage make money, mulai mencoba membangun ide-ide kreatif dalam mengeksplore ide, jadilah part of solution, dokumentasikan, perbaiki lakukan penetrasi, banyak belajar, banyak silaturahmi, banyak ide-ide yang keluar hingga Disruption Era tampak indah di depan mata.

5. Berkomunitas
Hari gini masih Jomblo??eeh masih bisnis sendiri-sendiri??? Zaman sekarang zaman kolaborasi, zaman partisipasi. Komunitas bisnis, komunitas ide, komunitas hobby merubah persepsi kita tentang mencari modal yang mahal itu. Contoh simpel saja: Ada kawan butuh modal untuk akuisisi lahan property ratusan juta, dengan membroadcast hitung2an modal, keuntungan dalam satu menit langsung anggota komunitas merespon untuk membiayai, ngga perlu presentasi yang serba ribet, sulit, atraktif. Hal ini terjadi karena barrier kognitif dan afektif sudah selesai, sehingga anggota langsung menyambut tanpa perlu banyak tanya. Dengan berkomunitas personal branding akan lebih mudah dibuat.

6. Jurus Marketing Langitan
Ingat..!! Aksi-aksi philantropis akan membuat kita semakin bijak, humble, berdaya guna,berbagi tidak akan mengurangi porsi rejeki malah rezeki semakin menjadi-jadi.

7. Action-action-action
Jangan pernah bosan, hidup didunia hanya sekali, berikan yang terbaik kepada diri anda, orang sekitar, lingkungan hingga agama, bangsa dan negara. Lakukan aksi dan aksi, evaluasi, perbaharui diri, berfikir positif semoga Allah memudahkan langkah kita.

Sekelumit untuk berbagi. Selalu Bertindak Optimis, hati-hati dan Berusaha Sukses Dalam Kemuliaan.



Terlalu indah untuk tidak diteruskan.

Kiriman Dr. Hidayat Nur Wahid:
Alangkah bahagianya diriku. Saya mendapatkan kiriman dari seorang sahabat nun jauh di sana..
Seorang sahabat yang sekarang sedang sibuk menjadi Menteri Urusan Islam di negaranya.
Namun kesibukannya tidak menjadikannya lupa kepada diriku yang jauh darinya di sini.
Tidak lupa untuk memberi nasihat yang sangat luar biasa ini.
Saya pun meneruskan nasihatnya agar diri yang lemah ini pun mendapatkan bagian dari kebaikan meneruskan nasihat kebaikan
Semoga bermanfaat…
Selamat menyimak

عِبَادَةٌ غَالِيَةٌ عِنْدَ اللهِ، قَلِيْلَةُ الْوُجُوْدِ بَيْنَ النَّاسِ ..

Ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah SWT, sayangnya, keberadaannya di tengah manusia sangat sedikit

(هِيَ صَفَاءُ الْقَلْبِ)
Yaitu: Hati yang Jernih

- قَالَ بَعْضُهُمْ: كُلَّمَا مَرَرْتُ عَلَى بَيْتِ مُسْلِمٍ مَشِيْدٍ دَعَوْتُ لَهُ بِالْبَرَكَةِ !؟
Sebagian mereka berkata, “Setiap kali melewati rumah megah milik seorang Muslim, saya berdo’a semoga Allah SWT memberkahinya.”

- وَقَالَ بَعْضُهُمْ: كُلَّمَا رَأَيْتُ نِعْمَةً عَلَى مُسْلِمٍ (سَيَّارَةً، مَشْرُوْعًا، مَصْنَعًا، زَوْجَةً صَالِحَةً، ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ...) قُلْتُ: اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ مُعِيْنًا لَهُ عَلَى طَاعَتِكَ وَبَارَكَ لَهُ فِيْهَا !

Sebagiannya lagi berkata, “Setiap kali melihat satu kenikmatan pada seorang Muslim (mobil, proyek, pabrik, istri shalihah, anak keturunan yang baik), saya berkata: ‘Ya Allah..Jadikanlah kenikmatan itu penolong baginya untuk taat kepada-Mu dan berikanlah keberkahan kepadanya’”!

- وَقَالَ آخَرُ: كُلَّمَا رَأَيْتُ مُسْلِمًا يَمْشِيْ مَعَ زَوْجَتِهِ، دَعَوْتُ اللهَ أَنْ يُؤَلِّفَ بَيْنَ قَلْبَيْهِمَا عَلَى طَاعَتِهِ.

Ada juga yang berkata, “Setiap kali melihat seorang Muslim berjalan bersama istrinya, saya berdo’a kepada Allah semoga Allah SWT menyatukan hati keduanya dalam rangka taat kepada Allah SWT”.

وَقَالَ بَعْضُهُمْ: كُلَّمَا مَرَرْتُ عَلَى عَاصِيْ، دَعَوْتُ لَهُ بِالْهِدَايَةِ.

Ada lagi yang berkata, “Setiap kali bertemu pelaku maksiat, saya berdo’a semoga Allah SWT memberikan hidayah kepadanya”.

وَآخَرُ يَقُوْلُ: أَنَا أَدْعُو اللهَ أَنْ يَهْدِيَ قُلُوْبَ النَّاسِ أَجْمَعِيْنَ، فَتُعْتَقُ رِقَابُهُمْ، وَتُحْرَمُ وُجُوْهُهُمْ عَلَى النَّارِ.

Yang satu ini berkata, “Saya selalu berdo’a semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada hati manusia seluruhnya, lalu leher mereka terbebas dari belenggu dan wajah mereka terhindar dari neraka”.

وَقَالَ آخَرُ: عِنْدَ نَوْمِيْ أَقُوْلُ: يَا رَبِّ، مَنْ ظَلَمَنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ فَقَدْ عَفَوْتُ عَنْهُ، فَاعْفُ عَنْهُ، فَأَنَا أَقَلُّ مِنْ أَنْ يُعَذَّبَ مُسْلِمٌ بِسَبَبِيْ فِي النَّارِ ..
Yang ini lain lagi perkataannya: “Setiap kali mau tidur, saya berkata: ‘Ya Allah Rabb-ku, siapa pun kaum Muslimin yang men-zhalimi diriku, sesungguhnya aku telah memaafkannya. Oleh karena itu, maafkanlah dia karena diriku terlalu hina untuk menjadi penyebab seorang Muslim tersiksa di neraka gara-gara aku’”.
قُلُوْبٌ صَافِيَةٌ مَا أَحْوَجَنَا إِلَى مِثْلِهَا !!

Semua itu adalah hati-hati yang jernih. Alangkah perlunya kita kepada hati-hati semisal ini.

اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا مِنْهَا، فَإِنَّ الْقُلُوْبَ الصَّافِيَةَ سَبَبٌ فِيْ دُخُوْلِنَا الْجَنَّةَ ..

Ya Allah..Jangan halangi kami untuk memiliki hati seperti ini karena hati yang jernih adalah penyebab kami masuk surga.

ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟْﺤَﺴَﻦُ ﺍﻟْﺒَﺼْﺮِﻱُّ ﻳَﺪْﻋُﻮْ ﺫَﺍﺕَ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ وَيَقُوْلُ: ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ اﻋْﻒُ عَمَّنْ ﻇَﻠَﻤَﻨِﻲْ .. ﻓَﺄَﻛْﺜَﺮَ ﻓِﻲْ ﺫَﻟِﻚَ!

Pada suatu malam, al-Hasan al-Bashri berdo’a, “Ya Allah, berikanlah maaf kepada siapa saja yang men-zhalimi diriku”… dan ia terus-menerus berdo’a demikian!

ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﺭَﺟُﻞٌ: ﻳَﺎ ﺃَﺑَﺎ ﺳَﻌِﻴْﺪٍ ... ﻟَﻘَﺪْ ﺳَﻤِﻌْﺘُﻚَ اللَّيْلَةَ ﺗَﺪْﻋُﻮْ ﻟِﻤَﻦْ ﻇَﻠَﻤَﻚَ، ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻤَﻨَّﻴْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃَﻛُﻮْﻥَ ﻓِﻴْﻤَﻦْ ﻇَﻠَﻤَﻚَ. فَمَا ﺩَﻋَﺎﻙَ ﺇِﻟَﻰ ﺫَﻟِﻚَ؟

Maka seorang lelaki berkata, “Wahai Abu Sai’d .. Sungguh, tadi malam aku telah mendengar engkau mendo’akan baik orang yang men-zhalimimu, sehingga aku berangan-angan kalau saja aku termasuk yang men-zhalimi dirimu. Apa sih yang membuat engkau berbuat demikian?

ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﻮْﻟُﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ : {ﻓَﻤَﻦْ ﻋَﻔَﺎ ﻭَﺃَﺻْﻠَﺢَ ﻓَﺄَﺟْﺮُﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ} [الشورى: 40]

Al-Hasan menjawab: “Allah SWT berfirman: "... Barang siapa memaafkan dan berbuat baik (kepada yang berbuat jahat kepadanya), maka pahalanya dari Allah’”. (Q.S. Asy-Syura: 40).

ﺇِﻧَّﻬَﺎ ﻗُﻠُﻮْﺏٌ ﺃَﺻْﻠَﺤَﻬَﺎ ﻭَﺭَﺑَّﺎﻫَﺎ الْمُرَبُّوْنَ وَالْمُرْشِدُوْنَ بِالْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ، فَهَنِيْئًا لَهَا الْجَنَّةَ.

Sungguh, itu semua adalah hati yang menjadi shalih dan telah dibina oleh para murabbi dan para mursyid dengan berlandaskan Al-Qur’an dan as-Sunnah. Maka.. selamat atas surga yang didapatkannya.

لَا تَحْزَنْ عَلَى طِيْبَتِكَ؛ فَإِنْ لَمْ يُوْجَدْ فِي الْأَرْضِ مَنْ يُقَدِّرُهَا؛ فَفِي السَّمَاءِ مَنْ يُبَارِكُهَا.

Janganlah engkau bersedih meratapi kebaikanmu. Sebab jika di dunia ini tidak ada yang menghargainya, yakinlah bahwa di langit ada yang memberkahinya.

حَيَاتُنَا كَالْوُرُوْدِ، فِيْهَا مِنَ الْجَمَالِ مَا يُسْعِدُنَا، وَفِيْهَا مِنَ الشَّوْكِ مَا يُؤْلِمُنَا.
Hidup kita ini bagai bunga mawar. Padanya terdapat keindahan yang membuat kita berbahagia, namun padanya pula terdapat duri yang menyakiti kita.

مَا كَانَ لَكَ سَيَأْتِيْكَ رَغْمَ ضَعْفِكَ!! وَمَا لَيْسَ لَكَ لَنْ تَنَالَهُ بِقُوَّتِكَ!!

Apa saja yang telah (ditakdirkan) menjadi milikmu akan datang kepadamu meskipun engkau begitu lemah!!
Dan apa saja yang telah (ditakdirkan) bukan menjadi milikmu, engkau tidak akan mendapatkannya dengan kekuatanmu!!

اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى نِعَمِهِ وَفَضْلِهِ وَإِحْسَانِهِ..

Segala puji bagi Allah atas segala limpahan nikmat, karunia dan kebaikan-Nya...

أَسْعَدَ اللهُ أَيَّامَكُمْ بِكُلِّ خَيْرٍ وَبَرَكَةٍ

Semoga Allah SWT menjadikan hari-harimu penuh bahagian dengan segala kebaikan dan keberkahan.

Video

[Yours_Label_Name][video]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.