Latest Post



BERUBAH  ATAU  MENYESAL DI ERA DISRUPTIV TEKNOLOGI.

Kemarin salah satu bank terbesar di Belanda mem-PHK 550 orang Tellernya, ini terjadi karena meningkatnya transaksi  online, bahkan Teller rencananya digantikan dengan robot, kemudian di hari yang sama Pengemudi  angkutan umum mengadakan demo besar-besaran di depan Balai Kota Pemprov DKI, dengan alasan terjadinya persaingan yang tidak sehat antara Angkutan resmi dan Angkutan via online, dengan dasar aplikasi online semua orang bisa mengangkut penumpang, tanpa mengajukan ijin resmi kepada Dishub. Ternyata pemesanan angkutan via online membuat tidak nyaman penghasilan angkutan resmi.

Pusat Grosir Terbesar di Indonesia, Tanah Abang, saat ini sudah mulai sepi,kios-kios yang harga sewanya pertahun hingga ratusan juta sudah tidak seramai dulu, pengunjung malas berkunjung karena penuh sesak, tempat terlalu luas untuk dijelajah, alasan paling utama karena bisa beli via online, tinggal buka web, pilih langsung klik dan pesan via online ngga perlu repot-repot.

Kemarin juga aplikasi online gratis yang menghubungkan antara agent property dengan Developer property di launching, namanya PROJEK, aplikasi ini terinspirasi dari GOJEK yang sudah mewabah di bumi pertiwi, sedehana aplikasi PROJEK dengan tagline EVERYBODY CAN SELL, ingin mengatakan bahwa semua orang bisa menjadi pedagang, penjual apapun profesi utamanya, cukup mengunduh aplikasinya dan ikuti instruksi yang ada, fee yang diterima oleh agent pun juga sudah tertera diaplikasi tersebut.

Fenomena yang terjadi saat ini didunia sudah mengalami perubahan, ”Dunia semesta semakin mendekat, semakin menempel satu sama lain” kata Jenny M. Xue Kolumnis terkenal yang sering mengisi di kolom Tabloid Kontan, dunia digital marketing membawa orang semakin serasa lebih kenal, lebih dekat, lebih berani terbuka, lebih berani membangun personal branding.

Dan ternyata bukan hanya fenomena tetapi kenyataan yang akan dihadapi terus menerus, dari Dunia Iterasi yang selalu melakukan repetisi lanjut ke Dunia Innovasi dan sekarang dunia terdisrupsi, kata lainnya DOING THE NEW THING THAT MAKE THE OLD ONES OBSOLOTE, ini yang dijelaskan oleh Prof Rhenald Kasali saat launching Aplikasi PROJEK.

Fungsi karyawan yang hanya mencari nafkah berangkat pagi pulang malam, sedikit demi sedikit sudah tergantikan dengan disruption teknologi, peluang bisnis makin zigzag, makin lentur bak roller coaster, masyarakat “miskin modal” dengan ide brilliant bukan halangan mendapatkan penghasilan unlimite, dunia mengakui, angel investor bergerak smooth, they want origin idea yang memberikan solusi bagi dunia, ide tidak hanya mengalir dari para kapitalis ringkih tapi dari “anak muda” yang disebut Gen C (Rhenal Kasali mode on) yang melakukan gebrakan ide yang tak butuh tempat yang ajeg, cyber place is the new place mengkolaborasi ide, bahkan generasi Jelita (Jelang Lima Puluh Tahun)  pun nggak mau kalah, biar umur sudah Jelita, tapi ide2 masih “Muda”, Aplikasi PROJEK diendorsed oleh mereka.

Prinsipnya sekarang kita dunia sudah berubah, secara nilai-nilai yang ajeg kita tetap harus pertahankan, tetapi perangkat, tools, media yang ada harus sudah menjadi fokus kita ke depan, melek teknologi, mensinergikan ide dengan tools tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para entrepreneurs, ada banyak peluang-peluang make money dari disruption era ini, mental block bahwa menjadi karyawan pilihan yang paling nyaman untuk saat ini sebaiknya sudah mulai diubah, ke depan peran–peran pelayanan berulang-ulang sudah tergantikan, Gate Tol saja sdh pakai E-Money, mungkin beberapa tahun ke depan petugas pintu Tol sudah menghilang. So apa yang harus kita lakukan ke depannya :

1. Merubah Mindset
Ubah pola pikir kita tentang dunia ini, kita hidup buat makan atau makan untuk hidup?. Nilai-nilai ketauhidan merubah mindset kita tentang hidup, kalau hidup hanya  bertujuan untuk menyambung hidup, tidak akan ada kemuliaan disitu, kata nabi : “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain”, merubah mindset akan merubah persepsi kita tentang dunia, berbisnis adalah “MENCARI SOLUSI”. Membangun bisnis tujuannya memberikan solusi, Zack Zuckerberg membuat Facebook tujuannya ingin menghubungkan antara manusia satu dengan lainnya, dalam satu plattform yang sama, Google membuat mesin pencari ingin memudahkan orang dalam mengorek informasi, Aplikasi GOJEK dibuat ingin memudahkan orang dalam memesan kendaraan. Jadi ubah mindset kita tentang uang.

2. Akrab dengan teknologi
Hari ini puluhan media sosial sudah bertebaran dijagat maya, dunia semakin dekat, menempel satu sama lain, sudah saatnya keluhan kita terhadap gadget yang makin “menggila” ini disudahi, belajar lah pelan-pelan bagaimana menggunakan medsos di lini online ini, pelajari baik-baik dan bijak, banyak training-training dadakan dari komunitas-komunitas yang bisa diikuti. Semakin cepat kita belajar semakin mudah kita memahami dunia ini.

3. Personal Branding
Make Your Own Idea, dunia yang serba menempel telah “menelanjangi semua orang”, konsisten dan komitmen satu-satunya jalan dalam meleverage personal branding, jadilah diri sendiri, eksplore dengan baik, fokus pada apa yang menjadi kelebihan, tebar aura positif, buat apa adanya. Training-training motivasi dapat menambah “energi postif" kita dalam menaikkan kepercayaan diri dan memelihara motivasi.

4. Bussines Model
Disini letak leverage make money, mulai mencoba membangun ide-ide kreatif dalam mengeksplore ide, jadilah part of solution, dokumentasikan, perbaiki lakukan penetrasi, banyak belajar, banyak silaturahmi, banyak ide-ide yang keluar hingga Disruption Era tampak indah di depan mata.

5. Berkomunitas
Hari gini masih Jomblo??eeh masih bisnis sendiri-sendiri??? Zaman sekarang zaman kolaborasi, zaman partisipasi. Komunitas bisnis, komunitas ide, komunitas hobby merubah persepsi kita tentang mencari modal yang mahal itu. Contoh simpel saja: Ada kawan butuh modal untuk akuisisi lahan property ratusan juta, dengan membroadcast hitung2an modal, keuntungan dalam satu menit langsung anggota komunitas merespon untuk membiayai, ngga perlu presentasi yang serba ribet, sulit, atraktif. Hal ini terjadi karena barrier kognitif dan afektif sudah selesai, sehingga anggota langsung menyambut tanpa perlu banyak tanya. Dengan berkomunitas personal branding akan lebih mudah dibuat.

6. Jurus Marketing Langitan
Ingat..!! Aksi-aksi philantropis akan membuat kita semakin bijak, humble, berdaya guna,berbagi tidak akan mengurangi porsi rejeki malah rezeki semakin menjadi-jadi.

7. Action-action-action
Jangan pernah bosan, hidup didunia hanya sekali, berikan yang terbaik kepada diri anda, orang sekitar, lingkungan hingga agama, bangsa dan negara. Lakukan aksi dan aksi, evaluasi, perbaharui diri, berfikir positif semoga Allah memudahkan langkah kita.

Sekelumit untuk berbagi. Selalu Bertindak Optimis, hati-hati dan Berusaha Sukses Dalam Kemuliaan.


Terkisah Nabi Nuh 'Alaihissalam, yang diuji dengan ummat yang sukar diajak tuk beriman. Terkabar ilahi akan hadirnya banjir bandang. Nabi Nuh AS kemudian membangun kapal diatas gunung nan tinggi. Semua orang mengejek, mencela, bahkan menganggap gila. Tak hanya ummatnya, anaknya pun tak sanggup ia Selamatkan.

Banjir besar pun datang. Menyapu peradaban. Kecuali mereka yang beriman. Yang memilih menaiki bahtera harapan. Itulah sejengkal kisah peradaban. Dihadirkan agar diambil pelajaran.

*****

Kali ini Saya tidak pada posisi membahas kisah Nabi Nuh sebagai seorang ulama. Karena memang Saya tidak pakar dalam hal tersebut. Namun ijinkan hamba nan bodoh ini mengambil ibroh bisnis dari kisah Nabi Nuh.

Kisah Nabi Nuh dan Kapalnya mengusik fikiran Saya semalaman suntuk. Bagaimana kisah Nabi Nuh ini berkesuaian dengan apa yang terjadi dalam dunia bisnis sekarang : disruption atau penggilasan.

*****

Di tahun 1990an, santer terdengar isu tentang perkembangan dunia telekomunikasi. Isu santer itu bernama Global System for Mobile-Communication atau yang disingkat dengan GSM. Ada isu besar, bahwa ada teknologi yang membuat manusia tak lagi berkomunikasi via kabel. Teknologi ini membuat manusia bisa terhubung secara nirkabel.

PT Telkom sebagai raksasa telekomunikasi sedang menikmati indahnya pembayaran tarif telepon fix line. Dengan bersumber dari pembayaran telepon rumah, Telkom sedikit terbuai, namun tidak untuk beberapa orang yang meyakini "Banjir Bandang" akan datang. Banjir Bandang itu bernama GSM.

Sejak tahun 1993, mereka bergerak mendirikan bakal calon anak perusahaan yang kan berteknologi GSM. Dan di tahun 1995, berdirilah Telkomsel.

Membangun Telkomsel di tahun 1995, ibarat membangun Kapal diatas gunung. Tidak sedikit pesimisme dan cibiran berdatangan dari mereka yang tidak "mengimani" banjir bandang GSM. Itulah kabar burung yang Saya dengar dari para pendiri Telkomsel di generasi pertama. Mereka seakan orang-orang aneh dalam sejarah.

Di tahun awal-awal pendiriannya, Telkomsel cukup terseok menghadirkan layanan. Pelanggan pun masih sangat minim. Maklum, tekonologinya masih belum merata.

Sejarah berlalu, banjir bandang pun terjadi. Arus GSM mengalir keras ke peradaban. Perangkat mobile phone menyesaki saku-saku penduduk Indonesia. Peradaban telepon rumah seakan ditinggalkan. Sebagian dipertahankan untuk sekedar syarat pencairan kredit bank.

Kini, konon Telkomsel memasok mayoritas pendapatan Telkom Group. Perusahaan yang dahulu dicibir ini mendadak menjadi "Bahtera Nuh" bagi perusahaan raksasa telekomunikasi Indonesia. Selamat.

*****

Sejalan dengan cerita Nabi Nuh, teknologi GSM ini hadir bersamaan dengan teknologi internet, surel dan kerabatnya. Sebuah perusahaan jasa pengiriman nasional yang tak bisa Saya sebutkan namanya, entah bagaimana, tidak begitu mengimani kabar hadirnya "Banjir Bandang" Teknologi.

Kini perusahaan tersebut bertahan walau berat. Andai perusahaan tersebut sempat membangun "Bahtera Nuh"-nya, Saya yakin, keadaan perusahaan tersebut tak akan seperti saat ini.

Aset-aset perusahaan tersebut kini mulai menua dan tak terawat. Model bisnis mereka kini mulai direvolusi menjadi payment gateway dan ekspedisi barang. Walau terseok, mereka tetap bertahan. Persis seperti kampung paska banjir : recovery nya berat.

*****

Ada beberapa hal yang dapat kita petik ambil pelajaran :

1. Banjir Bandang Pasti Datang

Dalam dunia yang terus bergerak, perubahan adalah hal yang pasti terjadi. Yang jarang disadari adalah... perubahan yang terjadi akan berdampak seperti banjir bandang.

Perhatikan hal berikut ini,

Anda berbisnis di industri kapal feri. Sebuah moda angkutan laut jarak pendek. Biasanya menghubungkan pulau antar selat. Apa yang terjadi jika pemerintah berhasil membangun jembatan atau terowongan bawah laut? Banjir bandang.

Anda berbisnis jualan pulsa, bagaimana jika suatu hari dunia terkoneksi internet, sehingga orang tidak perlu lagi membayar pulsa untuk berkomunikasi? Banjir bandang.

Anda memiliki bisnis kursus bahasa inggris, bagaimana jika suatu saat, ada platform edukasi bahasa inggris yang tidak lagi membutuhkan kehadiran fisik peserta didik? Banjir bandang.

Bisnis apa pun yang kita lakukan hari ini, tidaklah lepas dari ancaman banjir bandang. Karena begitulah dunia terus berubah

2. Bangunlah Bahtera Nuhmu

Banjir Bandang adalah keniscayaan, namun hal itu bukanlah ancaman ketika Anda berhasil membangun Kapal diatas gunung. Seperti Telkom yang berhasil membangun Telkomsel, Seperti Trans Grup yang berhasil memodifikasi Mallnya menjadi wahana rekreasi, karena mereka menyadari.. bahwa orang tidak akan lagi datang ke mall untuk berbelanja, namun untuk rekreasi. Dan biarkan impulse buying sebagai trigernya.

Apakah Anda sudah membangun kapal Nuh Anda?

3. Yang menghina hanya akan tenggelam

Lihatlah kisah Nabi Nuh, mereka yang menghina akhirnya larut bersama banjir bandang.

Ini persis seperti kesadaran Kodak akan kamera digital. Mereka mentertawakan konsep camera digital yang tidak memiliki film didalamnya. Kodak mentertawakan kapal Nuh yang dibangun canon. Dan sekarang kodak tenggelam dalam "kekufurannya"

Begitulah nokia, yang mentertawakan android, dimana nokia sangat mengagung-ngagungkan syimbian nya. Dan akhirnya mereka harus tenggelam bersama kesombongannya.

Begitulah biro-biro travel yang tidak move on ke perilaku digital. Mereka harus gigit jari melihat Traveloka melahap hampir seluruh market share penjualan tiket mereka. Mereka tenggelam bersama banjir bandang perubahan.

*****

Semoga Allah melindungi kita semua, dari Banjir Bandang yang tak kuasa kita atasi.



Terlalu indah untuk tidak diteruskan.

Kiriman Dr. Hidayat Nur Wahid:
Alangkah bahagianya diriku. Saya mendapatkan kiriman dari seorang sahabat nun jauh di sana..
Seorang sahabat yang sekarang sedang sibuk menjadi Menteri Urusan Islam di negaranya.
Namun kesibukannya tidak menjadikannya lupa kepada diriku yang jauh darinya di sini.
Tidak lupa untuk memberi nasihat yang sangat luar biasa ini.
Saya pun meneruskan nasihatnya agar diri yang lemah ini pun mendapatkan bagian dari kebaikan meneruskan nasihat kebaikan
Semoga bermanfaat…
Selamat menyimak

عِبَادَةٌ غَالِيَةٌ عِنْدَ اللهِ، قَلِيْلَةُ الْوُجُوْدِ بَيْنَ النَّاسِ ..

Ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah SWT, sayangnya, keberadaannya di tengah manusia sangat sedikit

(هِيَ صَفَاءُ الْقَلْبِ)
Yaitu: Hati yang Jernih

- قَالَ بَعْضُهُمْ: كُلَّمَا مَرَرْتُ عَلَى بَيْتِ مُسْلِمٍ مَشِيْدٍ دَعَوْتُ لَهُ بِالْبَرَكَةِ !؟
Sebagian mereka berkata, “Setiap kali melewati rumah megah milik seorang Muslim, saya berdo’a semoga Allah SWT memberkahinya.”

- وَقَالَ بَعْضُهُمْ: كُلَّمَا رَأَيْتُ نِعْمَةً عَلَى مُسْلِمٍ (سَيَّارَةً، مَشْرُوْعًا، مَصْنَعًا، زَوْجَةً صَالِحَةً، ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ...) قُلْتُ: اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ مُعِيْنًا لَهُ عَلَى طَاعَتِكَ وَبَارَكَ لَهُ فِيْهَا !

Sebagiannya lagi berkata, “Setiap kali melihat satu kenikmatan pada seorang Muslim (mobil, proyek, pabrik, istri shalihah, anak keturunan yang baik), saya berkata: ‘Ya Allah..Jadikanlah kenikmatan itu penolong baginya untuk taat kepada-Mu dan berikanlah keberkahan kepadanya’”!

- وَقَالَ آخَرُ: كُلَّمَا رَأَيْتُ مُسْلِمًا يَمْشِيْ مَعَ زَوْجَتِهِ، دَعَوْتُ اللهَ أَنْ يُؤَلِّفَ بَيْنَ قَلْبَيْهِمَا عَلَى طَاعَتِهِ.

Ada juga yang berkata, “Setiap kali melihat seorang Muslim berjalan bersama istrinya, saya berdo’a kepada Allah semoga Allah SWT menyatukan hati keduanya dalam rangka taat kepada Allah SWT”.

وَقَالَ بَعْضُهُمْ: كُلَّمَا مَرَرْتُ عَلَى عَاصِيْ، دَعَوْتُ لَهُ بِالْهِدَايَةِ.

Ada lagi yang berkata, “Setiap kali bertemu pelaku maksiat, saya berdo’a semoga Allah SWT memberikan hidayah kepadanya”.

وَآخَرُ يَقُوْلُ: أَنَا أَدْعُو اللهَ أَنْ يَهْدِيَ قُلُوْبَ النَّاسِ أَجْمَعِيْنَ، فَتُعْتَقُ رِقَابُهُمْ، وَتُحْرَمُ وُجُوْهُهُمْ عَلَى النَّارِ.

Yang satu ini berkata, “Saya selalu berdo’a semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada hati manusia seluruhnya, lalu leher mereka terbebas dari belenggu dan wajah mereka terhindar dari neraka”.

وَقَالَ آخَرُ: عِنْدَ نَوْمِيْ أَقُوْلُ: يَا رَبِّ، مَنْ ظَلَمَنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ فَقَدْ عَفَوْتُ عَنْهُ، فَاعْفُ عَنْهُ، فَأَنَا أَقَلُّ مِنْ أَنْ يُعَذَّبَ مُسْلِمٌ بِسَبَبِيْ فِي النَّارِ ..
Yang ini lain lagi perkataannya: “Setiap kali mau tidur, saya berkata: ‘Ya Allah Rabb-ku, siapa pun kaum Muslimin yang men-zhalimi diriku, sesungguhnya aku telah memaafkannya. Oleh karena itu, maafkanlah dia karena diriku terlalu hina untuk menjadi penyebab seorang Muslim tersiksa di neraka gara-gara aku’”.
قُلُوْبٌ صَافِيَةٌ مَا أَحْوَجَنَا إِلَى مِثْلِهَا !!

Semua itu adalah hati-hati yang jernih. Alangkah perlunya kita kepada hati-hati semisal ini.

اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا مِنْهَا، فَإِنَّ الْقُلُوْبَ الصَّافِيَةَ سَبَبٌ فِيْ دُخُوْلِنَا الْجَنَّةَ ..

Ya Allah..Jangan halangi kami untuk memiliki hati seperti ini karena hati yang jernih adalah penyebab kami masuk surga.

ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟْﺤَﺴَﻦُ ﺍﻟْﺒَﺼْﺮِﻱُّ ﻳَﺪْﻋُﻮْ ﺫَﺍﺕَ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ وَيَقُوْلُ: ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ اﻋْﻒُ عَمَّنْ ﻇَﻠَﻤَﻨِﻲْ .. ﻓَﺄَﻛْﺜَﺮَ ﻓِﻲْ ﺫَﻟِﻚَ!

Pada suatu malam, al-Hasan al-Bashri berdo’a, “Ya Allah, berikanlah maaf kepada siapa saja yang men-zhalimi diriku”… dan ia terus-menerus berdo’a demikian!

ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﺭَﺟُﻞٌ: ﻳَﺎ ﺃَﺑَﺎ ﺳَﻌِﻴْﺪٍ ... ﻟَﻘَﺪْ ﺳَﻤِﻌْﺘُﻚَ اللَّيْلَةَ ﺗَﺪْﻋُﻮْ ﻟِﻤَﻦْ ﻇَﻠَﻤَﻚَ، ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻤَﻨَّﻴْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃَﻛُﻮْﻥَ ﻓِﻴْﻤَﻦْ ﻇَﻠَﻤَﻚَ. فَمَا ﺩَﻋَﺎﻙَ ﺇِﻟَﻰ ﺫَﻟِﻚَ؟

Maka seorang lelaki berkata, “Wahai Abu Sai’d .. Sungguh, tadi malam aku telah mendengar engkau mendo’akan baik orang yang men-zhalimimu, sehingga aku berangan-angan kalau saja aku termasuk yang men-zhalimi dirimu. Apa sih yang membuat engkau berbuat demikian?

ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﻮْﻟُﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ : {ﻓَﻤَﻦْ ﻋَﻔَﺎ ﻭَﺃَﺻْﻠَﺢَ ﻓَﺄَﺟْﺮُﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ} [الشورى: 40]

Al-Hasan menjawab: “Allah SWT berfirman: "... Barang siapa memaafkan dan berbuat baik (kepada yang berbuat jahat kepadanya), maka pahalanya dari Allah’”. (Q.S. Asy-Syura: 40).

ﺇِﻧَّﻬَﺎ ﻗُﻠُﻮْﺏٌ ﺃَﺻْﻠَﺤَﻬَﺎ ﻭَﺭَﺑَّﺎﻫَﺎ الْمُرَبُّوْنَ وَالْمُرْشِدُوْنَ بِالْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ، فَهَنِيْئًا لَهَا الْجَنَّةَ.

Sungguh, itu semua adalah hati yang menjadi shalih dan telah dibina oleh para murabbi dan para mursyid dengan berlandaskan Al-Qur’an dan as-Sunnah. Maka.. selamat atas surga yang didapatkannya.

لَا تَحْزَنْ عَلَى طِيْبَتِكَ؛ فَإِنْ لَمْ يُوْجَدْ فِي الْأَرْضِ مَنْ يُقَدِّرُهَا؛ فَفِي السَّمَاءِ مَنْ يُبَارِكُهَا.

Janganlah engkau bersedih meratapi kebaikanmu. Sebab jika di dunia ini tidak ada yang menghargainya, yakinlah bahwa di langit ada yang memberkahinya.

حَيَاتُنَا كَالْوُرُوْدِ، فِيْهَا مِنَ الْجَمَالِ مَا يُسْعِدُنَا، وَفِيْهَا مِنَ الشَّوْكِ مَا يُؤْلِمُنَا.
Hidup kita ini bagai bunga mawar. Padanya terdapat keindahan yang membuat kita berbahagia, namun padanya pula terdapat duri yang menyakiti kita.

مَا كَانَ لَكَ سَيَأْتِيْكَ رَغْمَ ضَعْفِكَ!! وَمَا لَيْسَ لَكَ لَنْ تَنَالَهُ بِقُوَّتِكَ!!

Apa saja yang telah (ditakdirkan) menjadi milikmu akan datang kepadamu meskipun engkau begitu lemah!!
Dan apa saja yang telah (ditakdirkan) bukan menjadi milikmu, engkau tidak akan mendapatkannya dengan kekuatanmu!!

اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى نِعَمِهِ وَفَضْلِهِ وَإِحْسَانِهِ..

Segala puji bagi Allah atas segala limpahan nikmat, karunia dan kebaikan-Nya...

أَسْعَدَ اللهُ أَيَّامَكُمْ بِكُلِّ خَيْرٍ وَبَرَكَةٍ

Semoga Allah SWT menjadikan hari-harimu penuh bahagian dengan segala kebaikan dan keberkahan.



..."Jika suatu masa kelak kamu tidak lagi mendengar bunyi bising dan gelak ketawa anak anak riang diantara shaf shaf solat di masjid masjid, maka sesungguhnya takut lah kalian akan kejatuhan generasi muda kalian masa itu"...

Silahkan  perhatikan masjid kawasan kalian  Sunyi atau masih ramaikah  dengan celoteh dan canda khas  anak anak atau sdh terasing dari masjid dg khusuk di depan TV dan game dan gadget, Jangan pernah larang mereka utk ke mesjid dg alasan ribut dan mengganggu " kekhusyuan" shalat .karena ketika hilang suara suara kecil mereka di Mesjid itu tanda keruntuhan dan jatuh nya generasi mendatang..# bawa anak ke masjid.



-Masa muda masa mencari jati diri dan ingin eksis serta diakui, masa mencari-cari perhatian dunia, itulah pemuda

-Semua potensi ada di pemuda, mulai dari semangat, waktu luang dan tenaga

-Akan tetapi jika tidak diarahkan, maka pemuda bisa rusak karena salah satu penyebab kerusakan pemuda adalah TIDAK ADA KEGIATAN POSITIF DAN BANYAK WAKTU LUANG TERBUANG

-Dengan gairah pemuda dan ingin eksis serta perhatian, maka waktu kosong tersebut di isi dengan kegiatan negatif atau minimal sia-sia
misalnya:
√ nongkrong tidak jelas dan akhirnya menganggu
√ kebut-kebutan di jalan

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata,

وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ بِالبَاطِلِ

“Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil”

Inilah kaidah kehidupan, bahwa jika kita tidak mengisi kehidupan kita dengan kegiatan positif, kita tidak mencari kegiatan positif, maka pasti kita isi dengan kegiatan yang negatif atau minimal sia-sia dan kurang bermanfaat. Apalagi bagi seorang pemuda yang jiwanya masih bergelora.

-Dalam suatu hadits tidak akan bergeser kaki hamba sampai di tanya 4 hal, yaitu umur, masa muda, harta dan ilmu
PADAHAL masa muda adalah bagian dari umur, tetapi ditanya lagi
artinya masa muda sangat penting dan kelak akan di pertanggung jawabkan



Diantara keistimewaan yang telah Allah karuniakan kepada ummat islam adalah Dia menjadikan bumi sebagai (tempat yang) suci, dan sebagai masjid (tempat untuk bersujud). Okeh sebab itu, bagi setiap muslim, jika waktu sholat tiba, ia dapat melaksanakan shalat dimanapun ia berada. 

Abu Dzar meriwayatkan bahwa ia bertanya, "Wahai Rasulullah, masjid manakah yang pertama kali dibangun di muka bumi?" 
Beliau menjawab, "Masjidil Haram."
Saya bertanya lagi, "Lalu yang mana?"
Beliau menjawab, "Masjidil Aqsha".
Saya kembali bertanya, " Berapa lama jarak waktu antara keduanya itu?".
Beliau menjawab, "Empat puluh tahun."
Kemudian beliau bersabda, "Di tempat mana pun kamu berada, dan waktu sholat twlah tiba, maka sholatlah disana, karena tempat itu masjid." 

Menurut satu riwayat, "Seluruh tempat adalah masjid."

Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Shahih Bukhari, oleh Muslim di dalam shahih Muslim, kitab al-Masajid. Okeh Nasa'i di dalam sunan Nasa'i, oleh Ibnu Majah di dalam sunan Ibnh Majah.


Video

[Yours_Label_Name][video]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.