Latest Post



Pangkalan Bun - Gemuruh munajat warga Pangkalan Bun dan sekitarnya sebelum melaksanakan Sholat istisqo atau sholat minta hujan berlangsung khusyu dan khudu. Berbagai elemen masyarakat hadir, mulai dari pejabat dilingkungan pemda Kobar, Pelaksana Tugas Bupati Kobar Drs. H. Bambang Purwanto, Dandim 1014, Politisi, anggota DPRD Kobar Dessy Hercules, Ketua DPD PKS Kobar Muhammad Ichsan, Ketua MUI Kobar H. Chabib, ulama, tokoh masyarakat, anggota Polres Kobar, anggota TNI dari kodim 1014, Pimpinan; asatidz; dan santri Ponpes Ar Raudah serta ibu-ibu majlis taklim.

Sholat istisqo yang dilaksanakan pada hari Minggu, 13 September 2015 di Lapangan termili Pangkalan Bun diimami oleh H.Chabib, S.Ag, sedangkan Khutbah disampaikan oleh Habib Nur Sulaiman, Pimpinan Ponpes Arraudhah Pangkalan Bun.

Khatib menyeru untuk bersyukur atas nikmat kesempatan, hidayah dan taufik untuk melaksanakan sholat istisqo serta memperbanyak istigfar dan permohonan ampunan dan pemohonan maaf atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Baik dosa pribadi (miras, tdk sholat, tidak puasa, zina), dosa pada orang tua, dosa kepada saudara, dan dosa pada keluarga. Karena bila dosa itu tidak diampuni didunia maka akan membuat kesusahan dan kepanasan di alam akhirat, karena panas di dunia saja susah apalagi panas di akhirat.


Selain itu khatib juga mengingatkan untuk meluangkan waktu agar bisa menghisab atau menghitung dosa -dosa kita, mengadukan dosa -dosa yang pernah kita lakukan serta memohon ampun atas dosa yang pernah kita lakukan.

Khutbah ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan sholat gaib bagi korban musibah jatuhnya alat berat kepada ratusan peserta thawaf pada hari Jumat kemarin di Masjidil haram saat terjadi angin kencang yang disertai hujan air dan es.




Ikadikobar.org- Saat musim kemarau tiba, banyak daerah yang dilanda kabut asap. Kalimantan dan Sumatra adalah daerah yang langganan mengalami kabut asap. Bagi yang memiliki bayi, asap adalah masalah yang menimbulkan masalah kesehatan terutama bagi anak yang kita sayangi.


Berikut saya sampaikan tips ringan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kabut asap disekitar rumah kita di pagi hari, yang diperoleh dari hasil uji coba untuk mengurangi asap/CO2 dengan mengaktifkan Penyedot asap/CO2 alami :
1. Siramlah tanaman yang ada di halaman rumah anda dengan air sebanyak 3-5 gayung besar atau lebih di permukaan tanah bagi yang besar dan tinggi, dan seluruh dahan serta daun bagi tanaman yang berbatang rendah seperti bunga yang ada di pot;
2. Lakukan kegiatan ini minimal sekali sehari di pagi hari,
3. Tunggulah sekitar 30 menit, maka kita akan melihat proses fotosintesis berlangsung, sehingga asap/ CO2 yang banyak akan dihirup atau disedot oleh stomata atau mulut daun tanaman dan tanaman disekitar kita akan menghasilkan Oksigen/O2 yang amat dibutuhkan dalam pernafasan kita.

Proses penyedotan asap dapat kita lihat dengan semakin menipisnya ketebalan kabut yang ada disekitar tanaman yang kita siram, dan semakin tebalnya asap daerah yang jauh dari tanaman yang kita siram.

foto contoh tanaman yg menyerap banyak CO2 &  menghasilkan O2 bila disediakan air

Faktor2 yang mempengaruhi seberapa cepat dan kuat tanaman sebagai Penyedot asap/CO2 dalam mengurangi kabut asap :

1. Besarnya batang dan lebatnya daun tanaman,
    semakin besar dan semakin banyak daun tanaman yang tanahnya disiram air, maka akan semakin        banyak asap yang dihisap oleh daun dan semakin banyak Oksigen yang dihasilkan, maka beruntunglah rumah, sekolah dan bandara udara yg punya modal utama ini;

2. Jumlah air yang disiramkan ke tanaman,
   semakin banyak air yang disiramkan ke akar tanaman, maka akan semakin membantu tanaman          untuk melakukan proses fotosintesis dengan semakin banyak asap atau CO2 yang dihisap dan              semakin banyak pula O2 yang dihasilkan. Maka dahulukan menyiram tanaman di pagi hari untuk sekolah dan kantor, agar saat orang datang asap disekitar sekolah dan kantor mulai menipis dan banyak udara segar disekitar kita.

3. Cahaya Matahari,
  semakin banyak atau semakin siang maka akan semakin banyak pula daun yang melakukan             fotosintesis, jika bahan baku lainnya berupa air yang disedot akar telah tersedia. Maka adanya lampu yang hidup di malam hari, dan air yang cukup bisa membantu tanaman menyerap CO2 di malam hari walau lebih kecil sehingga asap di pagi hari tidak terlalu tebal.

4. Seberap sering tanaman disiram,
misalnya di sore hari juga disiram maka akan semakin tipis kabut asap di rumah kita saat di pagi hari dibandingkan pagi hari yang tidak kita adakan aktivitas menyiram tanaman;

Catatan Kondisi saat uji coba selama beberapa hari di pagi hari:
Kabut asap yang tebal dengan jarak pandang dibawah 30 meter, tidak ada hembusan angin sehingga tidak ada perpindahan kabut asap, setelah melakukan penyiraman di pohon mangga depan rumah, kabut asap di sekitar tanaman semakin tipis dibanding sekitarnya yang semakin jauh dengan pohon mangga tetap tebal.

                                 

Demikian tips singkat dan mudah ini, semoga dapat mengurangi kabut asap di sekitar kita.

Tips ini bisa diterapkan di sekitar rumah, sekolah, kantor, bahkan di sekitar bandara yang memiliki banyak pohon dan ada tim/alat pemadam kebakaran yang bisa diaktifkan dan didigunakan untuk menyiram tanaman di sekitar Bandara Udara. Bagi yang menyiram tanaman di rumah yg dekat jalan raya maka hal ini akan mengurangi kabut asap di jalan raya sehingga laka lantas dapat dihindari.
Mari cegah penyakit saluran pernapasan dan laka lantas dengan membantu paru-paru dunia atau tanaman untuk melakukan Fotosintesis dengan menyiram tanaman.

Teori dan praktek ini sebenarnya telah diparktekkan ulang oleh teman2 waktu praktikum biologi di Klas 3 IPA pada beberapa kelompok. Kesimpulannya ada 3 mata rantai Fotosintesis, yaitu harus ada H2O/AIR, CO2/KARBONDIOKSIDA/ASAP, MAKA AKAN MENGHASILKAN O2/OKSIGEN.
detail hubungan timbal baliknya telah diuraikan diatas.

Mohon hindari menyiram tanaman di tengah hari, kecuali kondisi tidak panas atau mendung karena bisa merusak sebagian organ akar tanaman.

Mohon di Share agar semakin banyak sekolah, kantor, dan rumah yang terbebas dari bahaya asap/CO2.

Salam Hormat,
Mansyur.


Rasululullah Saw. pernah bersabda tentang ibadah tahajud. “Barang siapa menjaga tahajud dengan sungguh-sungguh, Allah memberinya sembilan kemuliaan: lima di dunia dan empat di akhirat.”

9 Kemuliaan Beribadah Tahajud
Di dunia:
(a) Allah menjauhkannya dari bencana;
(b) tanda kesalehan memancar di wajahnya;
(c) akan dicintai hamba Allah yang saleh dan disegani manusia;
(d) bicaranya menjadi hikmah;
(e) mudah paham agama Allah.

Di akhirat:
(a) bangkit dengan wajah penuh cahaya;
(b) diberi kemudahan saat hisab;
(c) seperti kilat menyambar melewati shirath;
(d) menerima catatan amal dari sebelah kanan. Subhanallah.

Beberapa waktu untuk melaksanakaan sholat tahajud.
Abu Hurairah pernah bercerita di dalam hadits; dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah pernah bersabda bahwa, “Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika masih tersisa sepertiga malam yang terakhir. Allah berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan mengabulkannya. Siapa yang memohon kepada-Ku, Aku akan memberinya. Dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, Aku akan mengampuninya.'”

Yuk bangun untuk tahajjud...

Indonesia dan Korea Selatan merdeka pada hari yang berdekatan. Kalau Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945, Korea Selatan merdeka pada tanggal 15 Agustus 1945. [Tepatnya Korea. Korea kemudian pecah tiga tahun kemudian. 15 Agustus 1948 lahirlah negara Korea Selatan]

Walaupun Indonesia merdeka terlebih dahulu, Korea Selatan yang dahulu lebih miskin dari Indonesia, sekarang menempati papan atas Negara Maju.

Orang Korea tidak merayakan 15 Agustus-an seperti kita di Indonesia. Mereka hanya mengibarkan bendera, sudah. Tidak ada umbul-umbul, spanduk, lomba-lomba, apalagi peringatan yang meriah.



[Catatan: Perayaan HUT ke-70 RI di Istana Habiskan Rp11,5 Miliar]

Apakah tanpa semua itu mereka tidak cinta negaranya? Jawabannya, pasti tidak.

Orang Korea, tidak ada yang tidak cinta negaranya. Jika di Indonesia di tiap kantor dipasang foto presiden dan wakil presiden, di Korea mereka hanya memasang bendera negaranya. Bagi mereka, "Siapapun presidennya, negaraku tetap Korea".

Setelah kemerdekaan Korea dari Jepang, mereka masih harus melewati fase perang saudara hingga akhirnya pecah menjadi Korea Utara dan Korea Selatan. Saat itu, orang Korea teramat miskin, hingga makan nasi (yang merupakan kebutuhan pokok) saja susah.

Sehingga setiap bertemu, satu sama lain mereka akan bertanya “밥을 먹었어요?” (“Sudah makan nasi?”), jika belum maka akan diajak makan. Begitu pula dengan kerja keras, sudah tidak diragukan lagi hasil nyata dari kerja keras Korea Selatan saat ini.

Pesan dari Presiden Korea saat itu:

“Let’s work harder and harder. Let’s work much harder not to make our sons and daughters sold to foreign countries.”

(Mari kita bekerja lebih keras dan lebih keras. Mari kita bekerja lebih keras untuk tidak membuat anak-anak kita dijual ke luar negeri)

Dan kemudian ditutup oleh quote ini:

“Now, we promise that we will hand over a good country to our sons and daughters, we will give you the country worthy to be proud as well.”

("Sekarang, kita berjanji bahwa kita akan menyerahkan sebuah negara yang baik untuk putra dan putri kita, kita akan memberikan negara yang layak untuk dibanggakan.")

Bisakah kita?!

Ikadikobar- Riyadh. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, Jumat (27/3/2015) kemarin, menerima surat dari perdana menteri Swedia, Stefan Löfven. Surat berisi permintaan maaf atas krisis yang terjadi pada hubungan antara kedua negara beberapa pekan ini.

Löfven menekankan bahwa pihaknya menyesalkan sikap dan pernyataan pemerintahnya disalah tafsiri sebagai sebuah penghinaan kepada kerajaan Arab Saudi atau Islam.

Löfven mengungkapkan keinginan besarnya untuk tetap memelihata hubungan baik antara Swedia dan Saudi. Bahkan Löfven mengapresiasi peran Saudi yang besar dalam memelihara Islam dan hal-hal yang disucikannya.

Krisis yang terjadi dalam hubungan kedua negara, menurutnya, sangat disesalkan. Saat ini Swedia sangat berharap kembalinya duta besar Saudi ke Stockholm, dan memulai lagi kerja sama kedua negara dengan penuh saling menghormati.

Selain dari perdana menteri, Raja Salman juga menerima surat dari raja Swedia, Carl XVI Gustaf, yang menekankan telah adanya hubungan harmonis antara kedua negara.

Hubungan Stockholm dengan Riyadh telah terpuruk sejak menteri luar negeri, Margot Wallstroem, berpidato di parlemen pada Februari lalu. Wallstroem menyebut Arab Saudi diktator karena melanggar hak-hak perempuan dan mencambuk blogger. (msa/dakwatuna/SkyNews)



Sumber: http://www.dakwatuna.com/2015/03/28/66518/akhiri-krisis-hubungan-kedua-negara-swedia-meminta-maaf-arab-saudi/#ixzz3iEHeIOmd
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook


Bicara soal tumbuh bersama, maka ingatlah:
- Ingin maju? Majukan orang lain.
- Ingin kaya? Kayakan orang lain.
- Ingin cerdas? Cerdaskan orang lain.
- Ingin mulia? Muliakan orang lain.
- Ingin doa dikabulkan oleh-Nya? Doakan orang lain.
- Ingin diberi uang oleh-Nya? Berikan uang kepada orang lain.



Melalui berbagai ayat dan hadist, hati kita berkali-kali digedor dan diingatkan bahwa:
- Sebenarnya, seluruh manusia adalah satu umat.
- Membunuh satu manusia berarti membunuh seluruh manusia.
- Menyelamatkan satu manusia berarti menyelamatkan seluruh manusia.
- Menghina ayah orang lain, berarti menghina ayah kita sendiri.
- Menyantuni ibu orang lain, maka fadilahnya akan sampai kepada ibu kita.
- Mendoakan seseorang, berarti mendoakan diri kita sendiri.

Kadang, kita suka bicara yang muluk-muluk. Sebut saja, ingin memakmurkan Indonesia atau ingin memajukan umat. Yah, boleh-boleh saja. Namun hendaknya kita mulai dari yang terkeciiiiil. Dari mana? Dari rumah kita, dari kantor kita. Maksudnya, dari orang-orang bekerja dengan kita. Misal, asisten rumah (PRT), babysitter, office boy, dan supir. Dream boleh besar. Action mulai dari yang terkecil. Dan dari situlah kasih-sayang hendaknya diulurkan. Right?



Ditulis oleh Ippho Santosa.

Video

[Yours_Label_Name][video]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.